SIak, NAWACITAPOST - Seorang pemuda berinisial SZ (31) ditemukan tidak bernyawa di pintu belakang rumahnya di Jalan M Ali, Gang Padang, Kampung Perawang Barat, Tualang, Siak, Rabu (22/12) Pukul 12.30 WIB.
"saat mau pergi kerja melihat ada pemuda gantung diri dengan mata telanjang sendiri yang bergatung di pintu belakang rumah korban," Kata Yaman Ndruru (30) saat dikonfirmasi awak media di tempat kejadian.
Lanjut yaman, setelah dia mengetahui korban gantung diri, Yaman langsung memberitahukan kepada adik-adik korban. Sang adik langsung memotong tali nilon yang berwarna kuning berkukuran 1 meter lebih dengan menggunakan pisau, Saat diturunkan, korban yang bernama Seri Zendrato tidak bernyawan lagi.
Ketua DPC HIMNI Kab Siak, Sokhiaro Halawa bersama rombongan datang ke lokasi kejadian dan langsung menghubungin Kapolsek Tualang AKP Alvin Agung Wibawa,S.Ik, didampingin Bhabin Kamtibmas Perawang Barat Aiptu Khairul langsung turun ke lokasi kejadian, dan koordinasi dengan RT setempat dan masyarakat. 5 menit kemudian pihak Sat Reksrim polsek Tualang bersama Sat Intel Polsek, Bhabinsa Koramil 10, Perawang turun langsung melakukan olah TKP.
Berdasarkan penelusuran awak media dilokasi, di rumah korban Pemuda gatung diri, bersama Bhanbin Kamtibmas Perawang Barat Aiptu Khairul, tubuh SZ dari lehernya ada bekas goresan atau bekas lilitan tali nilon yang digunakan oleh Korban SZ.
Ketika ayah korban datang melihat anaknya ramai di rumahnya dan ankanya tidak bernafas lagi, ayah korban Seri Zendrato menangis histeris.
"Jenazah SZ langsung dibawa pihak kepolisian polsek Tualang ke Rumah sakit Umum Tipe D perawang untuk diivisum," ucap Khairul.
SZ adalah anak pertama dari empat bersaudara. Hingga berita ini ditulis, pihak Kepolisian Sektor Tualang masih melakukan evakuasi terhadap jenazah
Tali nilon sebagai alat untuk gatung diri si korban dibawa kepolsek Tualang.
"Setelah di visum jenazah korban akan di kembalikan kepada keluarga untuk kebumikan," Ungkap Khairul.
(SH)