Kamis, 4 Juni 2026

Komisi A: Ada Mis Komunikasi antara Warga dengan Mall Ciputra World

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Selasa, 7 Desember 2021 | 18:50 WIB
Surabaya NAWACITAPOST - Pengaduan warga RW 05, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Dukuh Pakis dengan pihak Mall Ciputra World, Senin lalu (6/12/21) sempat dimediasi Komisi A DPRD Surabaya dalam agenda hearing.

Sebagai kelanjutannya, siang tadi (7/12) ketua Komisi A Pertiwi Ayu Krishna bersama jajarannya menyempatkan untuk melakukan tinjauan langsung di lokasi Mall Ciputra World yang berada di jl. Mayjen Sungkono Surabaya.

Disela tinjauannya, Bunda Ayu sapaan Pertiwi Ayu Krishna menjelaskan, bahwa sejak awal pembangunan Mall Ciputra World tahun 2012 lalu, sudah terjadi kesepekatan antara pihak Manajemen Ciputra, Ketua RW 6 dan RW 05.

"Mall Ciputra itu posisinya di RW 06. Tetapi, pihak Ciputra membuat pengembangan di wilayah RW 05," ujarnya kepada awak media.

Ayu mengaku heran, bahwa sesuai laporan warga RW 05 yang merasa kesepakatan yang telah ada tidak pernah diindahkan oleh pihak ciputra world.

Padahal sesuai informasi, manajemen ciputra world telah mengeluarkan dana sebesar Rp. 2,5 milyar lebih untuk Warga RW 05 dan 06.

"Ada buktinya dan sudah ditunjukan oleh manajemen ciputra world di hadapan komisi A dan warga. Menurut RW yang lama juga sudah dianggap selesai," jelasnya.

" Memang untuk di 2020 belum bisa membantu kontribusi karena dampak pandemi Covid-19," kata Ayu menirukan ucapan perwakilan manajemen ciputra world.

Terkait masalah ini, Legislator Partai Golkar ini berharap kepada pihak lurah dan camat agar selalu mendampingi warga sehingga tidak langsung ke DPRD Surabaya.

"Sebenarnya, masalah ini bisa di akomodir oleh SDM (Sumber Daya Manusia, red) Kelurahan dan Kecamatan, kami rasa sudah cukup," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Joseph Chandra, General Affair Ciputra World Surabaya mengapreisasi kesigapan DPRD Kota Surabaya terkait permasalahan ini.

"Kita pun dari awal telah merealisasi di dalam MoU terhadap warga sekitar. Karena kami tidak mungkin tidak memenuhi usulan warga," jelasnya.

Ia menyampaikan, bahwa Warga RW 05 dan 06 sebagai tetangga Ciputra World bisa hidup berdampingan. Sebagai tetangga, keinginan Warga RW 05 serta RW 06 akan di akomodasi dengan memberikan CSR serta kebutuhan-kebutuhan lain yang di minta warga.

Pihaknya juga menjelaskan sudah banyak membantu di dua wilayah tersebut. "Itu bisa di buktikan dengan data permasalahan warga 2 wilayah tersebut yang selalu kami akomodir," ungkapnya.

Joseph menyebut, dalam permasalahan ini intinya hanya ada miskomunikasi saja dan kalau memang ada keinginan warga, warga harus mengajukan proposal.

Lurah Gunung Sari yang turut hadir menyaksikan, kepada media membenarkan bahwa pihak mall Ciputra telah banyak membantu warga setempat dan bisa dibuktikan dengan data.

"Semua ada dokumennya. Dan ditambahi keterangan Pak RW 05 yang lama, warga banyak yang diam," jelasnya.

Menurutnya, permasalahan ini bersifat internal antara pihak Ciputra dengan Ketua RW 05, yang diketahui Ketua RW 05 tidak bisa komunikasi dengan baik.

Pak Lurah Dukuh Pakis bercerita bahwa RW 05 pernah mengajukan proposal bantuan untuk pengadaan sound sistem dan seragam untuk PKK atau pengurus RW 05. Namun pihak Ciputra memberikan sound sistem yang kualitas berbeda dengan permintaan. Begitu juga untuk seragam, dari 30 seragam permintaan, pihak Ciputra hanya memberi 10.

"Pemberian dari Ciputra dikembalikan oleh pak RW 05, dan pak RW sempat saya marahi karena membuat kecewa Ciputra sebagai pemberi," terangnya.

Diakhir, Pak Lurah mengaku agak kecewa karena menurutnya pak RW 05 yang menjabat saat ini komunikasinya kurang baik dengan Ciputra, berbeda dengan RW yang lama. (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini