Surabaya NAWACITAPOST - Roadshow kunjungan sekaligus pelantikan kader, terus dilakukan Pengurus Cabang Fatayat NU Surabaya. Dan hari ini, Minggu 21 November 2021, giliran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan beserta tujuh Ranting se Kecamatan Tambaksari yang mendapat kesempatan.
Terselenggara dengan penuh keakraban, Ketua Fatayat NU Surabaya Camelia Habiba berkesempatan menyampaikan 4 pilar program prioritas Fatayat Surabaya yang dituangkan menjadi program 'Sahabat-Sekawan'.
Habiba menerangkan, Empat pilar yang pertama adalah program Sejuk (Sejuta kader Fatayat NU).
Program Sejuk mengharapkan para kader Fatayat NU Surabaya memiliki semangat dan gairah yang tinggi dalam menggali dan berbagi berbagai macam ilmu sehingga memberikan kesejukan kepada masyarakat Surabaya.
" Sebagai stakeholder, kader Fatayat harus mampu memberikan kesejukan dalam setiap giatnya. Bersinergi dengan Pemerintah kota Surabaya, khususnya pengurus di tingkat kecamatan," terang Habiba wakil ketua Komisi A DPRD Surabaya ini.
Yang kedua adalah program OROP, yakni One Ranting One Produk. Semangat program ini, menurut Habiba, sesuai dengan tema yang diusungnya yaitu 'Peran perempuan ekonomi kreatif era 5.1'.
Program selanjutnya adalah FORSAPA singkatan dari Forum Sahabat Perempuan dan Anak. Program ini di titik beratkan peranan kader Fatayat membantu Pemkot Surabaya dalam penanganan stunting.
" Fatayat wajib turut andil dalam menyelamatkan generasi anak bangsa, khususnya menekan angka stunting bersama Dinas Kesehatan kota Surabaya melalui pendampingan ibu hamil sejak 6 bulan sampai melahirkan. Hal itu bisa kita sinergikan dengan kecamatan," cakap Habiba.
Intinya, Politisi PKB ini meminta para kader untuk mengambil peran dalam pendampingan perempuan dan anak yang memiliki masalah dalam rumah tangga, khususnya dalam hal kesehatan dan pendidikan.
Program pamungkas dari Sahabat-Sekawan adalah 99 Bintang Aswaja Surabaya. Sebagai kota Metropolitan, Surabaya rawan menjadi pintu masuk untuk gerakan gerakan radikalisme.
Melalui kegiatan pembekalan Da'iyah yang Ahlussunah Waljamaah dan nilai-nilai kebangsaan, program ini diharapkan bisa menjadi benteng kokoh dalam menangkal faham faham anti NKRI serta gerakan radikalisme di kota Surabaya.
"Nilai-nilai kebangsaan harus benar-benar diterapkan oleh kader Fatayat, mulai dari cabang, ranting hingga anak ranting," tuturnya.
Dihadapan Camat Ridwan Mubarak dan perwakilan Polsek Tambaksari, Habiba menitipkan empat program Sahabat-Sekawan tersebut kepada seluruh kader Tambaksari untuk dilaksanakan.
Sebagai Ketua Fatayat, Camelia Habiba tegas mengintruksikan agar kadernya bisa bersinergi dengan berbagai elemen yang ada di Kota Surabaya. (BNW)
Editor: Elya Yudi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:32 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 19:23 WIB
Rabu, 3 Juni 2026 | 13:26 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 18:58 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 15:47 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 11:15 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 07:51 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:10 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:09 WIB
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:53 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:51 WIB