Selasa, 28 Juli 2026

Hasut Kelompok Petani Hingga Bentrok, Anggota DPRD Indramayu Ditangkap

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Rabu, 6 Oktober 2021 | 16:53 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTAtas kejadian bentrok dua kelompik petani di ladang tebu, dua orang menjadi korban. Kepolisian menahan anggota DPRD Indramayu, Taryadi terkait tragedi berdarah ini.

Kapolres Indramayu AKBPM Lukman Syarif menjelaskan bahwa anggota DPRD itu menggerakan kelompoknya untuk menghasut aparat dan melakukan perlawanan terhadap aparat dan petani.

Pada hari kejadian, kelompok petani F melakukan penyerangan dengan membawa senjata tajam. "Taryadi diduga berperan menggerakkan, menghasut kelompoknya untuk melakukan perlawanan. Mereka juga menghasut untuk melawan aparat," kata Lukman Rabu (06/10/2021).

Kemudian Lukman menuturkan bahwa konflik ini sering terjadi selama bertahun-tahun, dan harus segera dihentikan agar tidak ada lagi aksi premanisme, arogansi dan intimidasi terhadap rakyat kecil seperti petani.

Sebagai informasi, Bentrok dua kelompok petani terjadi di kebun tebu milik PT PG Rajawali II Kecamatan Jatitujuh, Majalengka, Senin (04/10/2021). Bentrok dipicu atas perebutan lahan penggarap dari Indramayu dan Majalengka.

"Jadi ini ada dugaan perebutan lahan tebu, diduga perebutan lahan penggarap dari Indramayu dan Majalengka, sehingga terjadi bentrokan, dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia," jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, Senin sore.

 

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini