Foto : Pospam Terpadu Polres Grobogan Wilayah Polda Jateng
Hadir dalam kegiatan yaitu Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafirudin, Karo Log Kombes Pol Bambang Ricky Sido Arto, SE., Kabid Humas Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, SIk.MSi., Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan, Sik.MH., Dandim 0717 Purwodadi Grobogan Letkol (Inf) Asman Mokoginta dan Bupati Grobogan Sri Sumarni SH.MM. serta Pejabat Utama Polda Jateng.
BACA JUGA: Ketua DPRD Kota Bekasi Jago Bahasa Jepang, Tak Muluk Kejar Jabatan
Disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi. Selama kegiatan penyekatan yang dilakukan jajaran Polda Jateng hingga hari ke sembilan (H+9) ini, telah melakukan putar balik kendaraan dari luar daerah menuju Jawa Tengah. "Di hari kesembilan ini, kita sudah melakukan putar balik kendaraan yang akan masuk ke Jawa Tengah. Dan hal ini akan kita lakukan terus hingga kegeiatan ini berakhir," terangnya.
BACA JUGA: Hilarius Duha dan Firman Giawa Resmi Kepala Daerah Nias Selatan, Pegiat Organisasi Minta Fokus Isu Besar
Dijelaskan lebih lanjut oleh Kapolda. Adapun jumlah kendaraan yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 39.494 ribu kendaraan. Dari jumlah tersebut terbagi di 14 titik Pospam Penyekatan yang ada di perbatasan Jawa Tengah. Untuk kendaraan yang diputarbalikkan dari Jawa Barat ke Jawa Tengah, ada 11.700 kendaraan. Lalu dari Jawa Timur ke Jawa Tengah sebanyak 6.000 kendaraan. Sedangkan dari DIY ke Jateng sebanyak 4.000 kendaraan.
-
"Alhamdulilah sampai hari ini, kita bisa memutarbalikkan kendaraan dari luar daerah. Mulai hari ini tidak ada lagi penyekatan arus mudik di 14 pospam dan hari ini prioritas penanganan arus balik," lanjut Kapolda Jateng. Dia juga mengingatkan kepada pengendara yang akan balik pun wajib melengkapi surat swab dan SIKM dengan mendowload.
-
Sementara, terkait ledakan petasan yang mengakibatkan 4 orang meninggal dan 4 orang lainnya luka – luka pun Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan. Kasus tersebut sudah diambil alih Polda Jateng. "Kita masih kejar penjual serbuk petasan yang dikirim korban melalui online. Kalau sudah ada perkembangan akan kita sampaikan," pungkasnya. (Saibumi/Herdy Ramahwan/Ayu Yulia Yang)