BACA JUGA : Penghina Adat Leluhur Nias Selatan Di Debat Paslon Dilaporkan Ke Polisi
Hal ini tegas disampaikan beliau berdasarkan video yang lagi viral selama ini tentang ketegasan dan keberanian dalam menyatakan suatu sikap oleh salah satu Kepala Desa (Kades) ' TS ' dalam acara sosialisasi salah satu Paslon di Desanya mengatakan" Satu batu pun tidak ada yang bapak berikan di desa ini selama bapak menjabat Bupati sebelumnya, hanya di masa bapak Hilarius Duha dan Sozanulu Ndruru sebagai Bupati dan Wakil Bupati saat ini, kami sudah dibebaskan dari kematian karena jalan kami menuju desa ini sudah bagus. Harapan kami kedepannya jika beliau terpilih kembali nantinya tolong diperhatikan lagi desa kami " ucap ' TS ' dalam Vidio viral tersebut.
BACA JUGA : Prof. Yasonna H Laoly, Ph.D: Munas ke-V HIMNI, Menegaskan Eksistensi ONO NIHA di Tingkat Nasional
-
Tentu hal ini sangat diapresiasikan dan perlu dijadikan sebagai pedoman kepada Tokoh dan Kades - Kades lainnya yang ada di Nias Selatan ini di dalam mengungkapkan kebenaran dan kejujuran tanpa ada intervensi dari pihak lain, “tegas Elisati Halawa. Diteruskan lagi dalam ungkapannya " Kades harusnya mengajarkan bahwa jujur itu adalah hebat dan semestinya tokoh dan aparat desa lainnya berada di garis terdepan agar kita masyarakat tidak lagi dibodohi dan dibohongi oleh janji manis kampanye yang belum tentu bisa dilaksanakan ".
Dilain sisi dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melawan kebohongan dengan kejujuran, melawan kesombongan dengan kerendahan hati dan melawan kelicikan dengan kecerdikan sebagai tugas kita untuk menyelamatkan Nias Selatan dengan memilih HD - Firman, ucapnya.
"Tentang rumor yang beredar selama ini kalau Bandara Silambo dibatalkan pengerjaannya, sebenarnya bukan dibatalkan tetapi ada syarat studi dulu yang harus diselesaikan dan syarat itu sudah diselesaikan pada bulan Oktober kemarin dan dipastikan tahun 2021 mendatang akan dibangun infrastruktur dan fisiknya karena ini memang sudah menjadi prioritas utama Bapak Hilarius Duha tanpa ada yang mengingatkan", tegasnya.
Sembari mengajak semua masyarakat memilih pemimpin yang sesuai harapan kedepan juga atas kehendak Tuhan dan melihat latar belakangnya siapa, yang dimana Paslon 1 ini berkorban dan meninggalkan jabatan kepolisiannya, dosen - dosen diberbagai Universitas di Ibu Kota Negara kita dan berikut calon wakil bupati, ASN nya ditinggalkannya pada hal beliau masih muda, masa pensiun masih 12 tahun lagi dan yang sedang berada dipuncak karir jabatan, mereka rela tinggalkan itu semua karena niat yang baik, tulus ikhlas demi menyelamatkan Nias Selatan, menurut Elisati Halawa.
Mari kita juga berkorban seperti mereka yang telah meninggalkan jabatan dan kehidupan mereka yang mapan demi menyelamatkan Nias Selatan agar jangan sampai terpuruk lagi sebelum masa Hilarius Duha sebagai Bupati dengan memenangkan HD - Firman di Pilkada 09 Desember mendatang, tuturnya dengan tegas.
Reporter : Arisman Zalukhu