Dia mengatakan pada Senin (26/10). Salah satu langkah yang akan diambil adalah melarang kendaraan besar, seperti truk bermuatan besar melintasi jalur Puncak. Selanjutnya, kendaraan akan dialihkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi. Petugas juga akan mengalihkan arus kendaraan mulai dari Pos TMC jika situasi di jalur Puncak padat. Namun, sifatnya situasional.
Baca Juga : Kasus Korupsi Subkontraktor, KPK Periksa Direktur Keuangan PT Waskita Karya Haris Gunawan
"Puncak kepadatan arus kendaraan di kawasan Puncak diprediksi pada Rabu-Kamis, yang didominasi pengunjung wisata. Kami akan gelar seluruh personil di kawasan Puncak," ucapnya.
Selain itu lanjut Meilawaty , jajarannya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam upaya mengantisipasi terjadinya bencana, seperti longsor yang berpotensi di beberapa titik di kawasan Puncak. Potensi bencana cukup tinggi, apalagi intensitas hujan cukup tinggi saat ini. Terkait pengamanan di kawasan Puncak di momen libur panjang nanti, akan melibatkan personel Sabhara dan Brimob Polda Jabar.