Kamis, 4 Juni 2026

Netizen Minta Sri Mulyani Awasi Anggaran Dana Desa

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Kamis, 30 Januari 2020 | 10:10 WIB
Jakarta, NAWACITA- Menkeu Sri Mulyani Indrawati mendapatkan banyak informasi dari media sosial (sosmed). Salah satu informasi yang didapat adalah mengenai kepala desa yang menyalahgunakan anggaran dana desa.

Sri Mulyani sendiri belakangan ini aktif sekali berselancar di media sosial seperti Instagram.

"Kalau di sosmed banyak feedback ke saya, ibu tolong diawasi dana desa bu, Kades saya baru beli rumah baru, dan lain-lain," kata Sri Mulyani The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020).

"Sekarang sosmed itu, saya bisa menerima banyak feedback, dan itu benar-benar overwhelming," tambahnya.

Pemerintah mengalokasikan anggaran transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp 856,94 triliun. Anggaran tersebut terbagi dari transfer ke daerah sebesar Rp 784,94 triliun dan dana desa Rp 72 triliun.

Baca Juga : Wapres, Ma'ruf Amin Tidak Mau Nonjol Nanti Ada 'Matahari Kembar'


Menurut Sri Mulyani, khusus dana desa nantinya akan dikucurkan ke sekitar 75 ribu desa. Di mana, masing-masing desa rata-rata mendapatkan anggaran Rp 900 juta sampai Rp 3 miliar. Anggaran yang besar ini butuh sosok yang tepat untuk mengelolanya.

Pasalnya, dana sesa ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar dan membuat wilayah tersebut keluar dari zona ketertinggalan.

"Sekarang banyak yang kepengin jadi kepala desa, karena ternyata pertama dapat gaji secara langsung dari pemerintah, terus ada anggaran pastinya. Jadi orang 'wah senang juga yah jadi kades'," jelas dia.


 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini