Anggota DPR RI Steven Abraham Cemarkan Nama Baik Bupati Merauke
Merauke NAWACITA - Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Merauke Steven Abraham, digugat oleh Bupati Merauke Bupati Merauke Frederikus Gebze terkait upaya penggulingan jabatan Frederikus sebagai Bupati.
“Steven Abraham telah melakukan upaya-upaya pergantian Ketua DPRD Kabupaten Merauke, dengan menurunkan atau menumbangkan jabatan Bupati Merauke, sebagai salah satu syaratnya,” kata Frederikus pada konferensi pers yang digelar di Swissbel Hotel, Kota Jayapura, Papua, Jumat (5/4) kemarin.
Bupati pun menceritakan persoalan gugatannya kepada Steven yang juga Anggota DPR RI dapil Papua tersebut.
Bupati yang biasa disapa Freddy ini menyebutkan, pihaknya melaporkan upaya Steven tersebut ke polisi.
Steven Abraham.(ist)
“Saya akan melaporkan hal ini kepada Polda Papua dan Plres Kabupaen Merauke, untuk melakukan penyelidikan-penyelidikan terhadap pernyataan baik lisan maupun tertulis dalam rangka salah satu syarat untuk menggantikan Ketua DPRD dengan menurunkan Bupati Merauke,” ungkap Freddy.
Dirinya mengatakan, sayang disayangkan sebagai salah satu partai besar yang juga pendukung capres nomor urut 02, tapi melakukan upaya kriminalisasi dan pencitraan terhadap AD/ART Partai Gerindra yang dengan sengaja dan berencana mengganti Ketua DPRD.
“Dan hal ini juga sudah pernah dilakukan pada saat ketua DPRD yang pertama diangkat, kemudian melakukan upaya penggantian Ketua DPRD baru lagi dengan syarat yang sama pula,” kata Freddy.
Karena itu, lanjut dia, atas nama Bupati Merauke dan sebagai Ketua DPD Partai Nasdem, akan menggugat dan meminta pertanggungjawaban dari Ketua Partai Gerindra Steven Abraham yang merupakan anggota DPR RI Dapil Papua.
“Menurut saya ini adalah sesuatu yang tidak terdidik yang benar-benar keluar dari akal sehat seorang caleg DPR RI yang juga merupakan perwakilan yang akan dipilih dari Provinsi Papua,” ujarnya.
Penegasan ini, kata Bupati, dalam rangka menjaga nama baik, melindungi profesi dan jabatan bupati, dan menjaga nama baik sebagai Ketua DPD Partai Nasdem.
“Diharapkan rekan-rekan media sebagai penyambung lidah rakyat peenyambung kebenaran dan penyambung keadilan, untuk melakukan upaya pemberitaan ini sebagai bentuk pembelajaran, informasi dan pengetahuan agar yang bersangkutan benar-benar bertanggungjawab atas perbuatannya,” papar Freddy.
“Selama hampir 4,5 tahun ini saya berdiam diri dengan hal tersebut. Sebagaimana diketahui, bahwa saudara Steven Abraham telah banyak melakukan upaya menjatuhkan pemerintahan Kabupaten Merauke, dengan menggandeng beberapa reka-rekan, diantaranya Raymond Agakhi, dan beberapa orang melalui media sosial, dan media-media lainnya sebagai upaya untuk menjatuhkan harkat dan martabat sebagai orang Papua, orang Marind, orang asli yang memimpin di tanah negerinya sendiri,” tambahnya.
Ia menegaskan, Pers Conference ini disampaikan tanpa intimidasi, tekanan dan dengan akal sehat, untuk menjadi suatu pemberintaan umum, konsumsi publik, yang perlu dicermati, ditindaklanjuti dan ditanggapi supaya menjadi bertanggungjawab.
Kembali Freddy berharap, para awak media secara profesional dan menjunjung etika jurnalistik, pemberitaan ini disiarkan untuk seluruh masyarkat di tanah Papua, agar hal-hal ini tidak dilakukan oleh pihak-pihak, apalagi tokoh parpol, khususnya Partai Gerindra DPD Kabupaten Merauke.
“Hal ini saya tegaskan, seluruh masyarakat di tanah Papua untuk mencermati perbuatan dan tingkah laku Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Steven Abraham atau Ahyau. Agar dipertimbangkan sikap, tata cara dan langkah-langkah yang dilakukan apakah yang bersangkuta pantas menjadi caleg DPR RI periode yang akan datang,” tandas Freddy.