nasional

Daftar 9 Negara yang Blokir TikTok  

Senin, 20 Januari 2025 | 09:26 WIB
Amerika Serikat blokir aplikasi TikTok. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Amerika Serikat (AS) telah membuat langkah besar dengan mengumumkan pemblokiran aplikasi TikTok karena dianggap membahayakan keamanan nasional. Tuduhan yang dilontarkan adalah bahwa aplikasi tersebut memungkinkan pemerintah China untuk mengakses data pribadi pengguna, sesuatu yang dianggap sebagai ancaman serius bagi privasi individu dan keamanan negara.

Pada Minggu, 19 Januari 2025, TikTok secara resmi tidak lagi dapat digunakan di AS. Tetapi pemblokiran ini ditunda, memungkinkan pengguna untuk kembali mengaksesnya pada Senin, 20 Januari 2025.

Di balik drama ini, AS bukanlah satu-satunya negara yang khawatir dengan dampak negatif aplikasi tersebut. Sejak 2023, berbagai negara telah mengambil tindakan untuk melarang penggunaan TikTok baik secara sebagian maupun total. Alasan yang diungkapkan beragam, mulai dari risiko keamanan siber hingga dampak sosial negatif seperti perudungan.

Citramaja City, kota mandiri yang dirancang modern dengan fasilitas lengkap. (Instagram)

Berikut ini merupakan negara-negara yang melakukan pemblokiran terhadap aplikasi TikTok.

1. Albania

Albania menjadi salah satu negara yang memutuskan untuk memblokir TikTok pada akhir 2024. Pemerintah setempat mengaitkan larangan ini dengan peningkatan insiden kekerasan dan perudungan di kalangan anak muda. TikTok dianggap memiliki kontribusi besar dalam memperparah situasi tersebut dengan menyebarkan konten yang tidak pantas atau meresahkan.

2. Australia

Australia melangkah lebih awal, pada 4 April 2023, dengan melarang aplikasi ini karena risiko keamanan dan privasi. Pemerintah Australia khawatir bahwa data pengguna dapat disalahgunakan oleh pihak asing, yang berpotensi mengancam kedaulatan negara mereka.

3. Inggris

Inggris mengikuti langkah tersebut pada 16 Maret 2023. Larangan ini diberlakukan setelah muncul kekhawatiran bahwa data pemerintah yang sensitif dapat diakses oleh platform TikTok. Keputusan ini menjadi salah satu langkah preventif yang diambil oleh Inggris untuk melindungi informasi vital mereka.

Baca Juga: BNPB Pantau Langsung Evakuasi dan Pemasangan Rambu Zona Bahaya di Halmahera Barat  

4. Azerbaijan

Halaman:

Tags

Terkini