nasional

Enam Anggota DPR Paling Awet: Lebih dari 30 Tahun, Ada Anak Soekarno!  

Jumat, 17 Januari 2025 | 10:25 WIB
Franciscus Conradus Palaoensoeka menjadi anggota DPR paling lama. (X)

NAWACITAPOST.COM - Perjalanan politik Indonesia telah banyak diwarnai oleh figur-figur yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan bangsa. Nama-nama politisi seperti Franciscus Conradus Palaoensoeka, Muhammad Dja'far Siddiq, dan Muhidin Mohamad Said tidak hanya dikenal karena masa jabatan mereka yang panjang, tetapi juga karena pengaruh yang mereka berikan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Setiap tokoh ini memiliki cerita perjuangan masing-masing, mulai dari pengabdian mereka di berbagai periode politik hingga upaya mereka dalam membawa suara rakyat ke tingkat keputusan yang lebih tinggi. Mereka berasal dari berbagai daerah, mulai dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, hingga Jawa Tengah dan Jawa Timur, menunjukkan keragaman wilayah yang terwakili dalam pemerintahan.

Masing-masing politisi ini memperlihatkan komitmen mereka dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun politik. Dedikasi mereka yang terjaga hingga puluhan tahun memberikan bukti bahwa menjadi seorang wakil rakyat bukan hanya soal jabatan, tetapi juga tentang tanggung jawab besar terhadap bangsa dan negara.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Instagram)

Nama-nama seperti Franciscus Conradus Palaoensoeka yang mulai berkiprah sejak 1950-an, serta Guruh Soekarnoputra yang hingga kini masih berjuang di DPR dan DPD, adalah contoh dari politisi yang berhasil bertahan dan tetap relevan dalam perkembangan politik Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perubahan sosial dan politik yang cepat, komitmen untuk mengabdi kepada rakyat dan negara tetap menjadi tujuan utama mereka.

1. Franciscus Conradus Palaoensoeka (Kalimantan Barat)

Franciscus Conradus Palaoensoeka lahir pada 19 April 1923 di Kalimantan Barat. Ia meninggal pada 12 Agustus 1993 silam, dan mencatatkan sejarah panjang di dunia politik Indonesia. Ia memulai karier politiknya pada 1950-1988 dan menjabat di berbagai periode legislatif Indonesia, termasuk DPR, DPR GR, dan beberapa periode lainnya.

Palaoensoeka menjadi simbol pengabdian politik paling lama dengan masa jabatan yang mencapai 37 tahun, 7 bulan dan 10 hari. Selama bertugas, ia mewakili PDI dan dikenal sebagai tokoh Katolik yang sangat berperan dalam memperjuangkan hak-hak minoritas serta isu-isu sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat.

2. Muhammad Dja’far Siddiq (Kalimantan Timur)

Muhammad Dja'far Siddiq memulai karier politiknya pada 1971 dan melanjutkan pengabdiannya hingga 2004. Anggota DPR ini berasal dari Kalimantan Timur dan berafiliasi dengan partai Parmusi yang kemudian bergabung dengan PPP.

Baca Juga: Daftar 7 Miliarder Termuda di Dunia, di Bawah Usia 30 Tahun!

Siddiq terkenal atas kontribusinya dalam meningkatkan hubungan antar daerah serta keberhasilannya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Kalimantan Timur. Meskipun karier politiknya terhenti pada tahun 2004, pencapaian yang ditinggalkannya tetap memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan daerah tersebut, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan kebijakan ekonomi daerah.

3. Muhidin Mohamad Said (Sulawesi Tengah)

Muhidin Mohamad Said berasal dari Sulawesi Tengah dan memulai karier politiknya pada 1992. Said diketahui menjabat sebagai anggota DPR RI pada periode 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019, dan 2019-2024.

Selama lebih dari 30 tahun, Muhidin memegang berbagai jabatan penting dan terlibat dalam proses legislasi yang mempengaruhi kebijakan nasional. Periode 2024-2029, Said menjadi anggota DPR paling lama. Ia terpilih untuk kelima kalinya menjabat di DPR RI. Said meraup 154.301 suara pada Pileg 2024.

Halaman:

Tags

Terkini