”Tapi kalau sudah ada pasokan dari luar otomatis harga normal, sedangkan untuk mengambil pasokan itu ada ongkos angkutnya, nah BI Banten bisa memberikan subsidi itu. Jadi ada beberapa solusi-solusi ke depannya,” katanya.
Kemudian untuk menjelang Nataru, tambah Febrian, pertama TPID harus turun ke lapangan terkait memonitoring harga di konsumen yakni di 2 Pasar meliputi Pasar Baros dan Petir. Kedua TPID harus mengecek cadangan pangan selain beras ada pakan-pakan ternak yang menyebabkan kenaikan harga.
”Kita harus datangi industri atau pabrik pakan ternak seperti PT Pokphand dan lainnya. Jadi ada beberapa langkah antisipasi dan dari Bulog dan BI Banten bisa memberikan solusinya termasuk kita TPID sifatnya koordinator, tapi kita juga harus memantau ke lapangan,” tandasnya.
Turut hadir pada Rapat Koordinasi TPID Kabupaten Serang ”Menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang Natal 2024 Tahun 2025” perwakilan Bank BI Perwakilan Banten, Bulog Sub Divre Serang, BPS Kabupaten Serang dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Serang.(**)