NAWACITAPOST.COM– Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus mengembangkan komitmennya dalam pemberdayaan pengusaha lokal agar mereka dapat bersaing di pasar internasional. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, BRI menggelar Pelatihan Ekspor untuk UMKM Binaan, yang merupakan hasil kolaborasi antara BRI, BRI Research Institute (BRIRIns), dan Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP).
Kegiatan yang berlangsung pada 29-31 Oktober 2024 di Jakarta ini diikuti oleh 30 calon eksportir yang merupakan UMKM binaan BRI dari berbagai daerah di Indonesia.
Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, mengungkapkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dasar ekspor kepada peserta, sehingga mereka dapat memperluas pasar mereka dari tingkat lokal menjadi nasional, bahkan internasional.
“Harapannya, UMKM dapat terus menjaga kualitas produk, memperluas pasarnya, dan akhirnya naik kelas untuk mengakses pasar yang lebih besar,” kata Catur, dikutip Jumat (8/7/2024).
Baca Juga: Program Sekolah Swasta Gratis di Jakarta, Tanpa Zonasi dan Batasan Usia
Pelatihan ini juga mengajarkan para peserta tentang dasar-dasar ekspor, analisis pasar, teknik pengembangan produk untuk pasar global, hingga strategi mencari pembeli di luar negeri. Dengan pengetahuan ini, peserta diharapkan bisa memulai langkah sukses sebagai eksportir baru.
Salah satu peserta, Ade Ariyanti, pemilik Sambal Mak Kocai, berbagi pengalamannya. Usahanya yang dimulai pada masa pandemi COVID-19 dengan produk sambal tradisional kini terus berkembang, dan ia berharap bisa merambah pasar global berkat ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini.
“Sambal Mak Kocai diterima baik oleh masyarakat sekitar saat lockdown, dan kini saya berharap usaha ini bisa terus berkembang lebih luas,” kata Ade.
Peserta lain, Teuku Akmal, yang mendirikan merek fesyen lokal sejak 2019, juga merasakan manfaat dari pelatihan ini. Teuku mengembangkan produk fesyen bernuansa kearifan lokal, seperti scarf dan outer scarf, dan berharap bisa menembus pasar internasional melalui ilmu yang diperolehnya.
Baca Juga: Prabowo Hapus Utang Macet Petani, Nelayan, dan UMKM
“Pelatihan ini sangat membantu saya memahami langkah-langkah ekspor, dari mencari negara tujuan hingga perhitungan biaya. Semoga bisnis saya dapat berkembang lebih luas dan menembus pasar global,” ungkap Teuku.
Dengan adanya pelatihan ini, BRI berharap dapat memberikan manfaat maksimal bagi para UMKM agar mereka dapat berkembang dan sukses bersaing di pasar internasional.