nasional

Alumni LPDP Diberi Kebebasan Berkarya di Luar Negeri

Rabu, 6 November 2024 | 16:34 WIB
Penerima beasiswa LPDP diberi kebebasan untuk bekerja di luar negeri. (X)

NAWACITAPOST.COM - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro mengumumkan bahwa alumni penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) tidak diwajibkan untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi mereka di luar negeri.

Kebijakan ini ditujukan untuk memberi para lulusan kesempatan berkarier tanpa batasan geografis dan menekankan bahwa kontribusi bagi bangsa tidak harus terbatas di dalam negeri.

Kebijakan ini diambil dengan pemahaman bahwa kesempatan bekerja dan berkarya tidak hanya terbatas di Indonesia. Prof. Satryo menegaskan bahwa alumni LPDP dapat membawa nama Indonesia dengan prestasi yang mereka capai di luar negeri.

"Kami memang memberi kesempatan mereka untuk berkarya di mana saja. Meskipun dia tidak pulang, tapi dia punya prestasi yang bagus," kata Prof. Satryo, dikutip Rabu (6/11/2024).

Baca Juga: Donald Trump Menang Pilpres AS 2024: Mengamankan Kursi Presiden dengan 270 Suara Elektoral

Ia menyampaikan bahwa lulusan yang bekerja atau melakukan penelitian di institusi terkemuka di luar negeri tetap dapat berkontribusi pada bangsa, meski berada di negara lain. Prof. Satryo menekankan bahwa tidak semua lulusan LPDP dapat memperoleh lapangan kerja yang sesuai di Indonesia. Kebijakan ini hadir untuk mencegah potensi “brain drain” di mana lulusan terdidik berjuang mencari pekerjaan yang sepadan dengan keterampilan mereka.

"Kemudian dia bekerja di perusahaan yang juga baik di luar negeri. Atau ada penelitian yang di laboratorium yang bagus di luar negeri. Kemudian dia suatu hari menemukan inovasi. Kita bilang, Indonesia yang menemukan inovasi. Meskipun di luar negeri, kan masih Merah Putih," lanjut dia.

Prof. Satryo juga menyampaikan harapannya bahwa lulusan LPDP yang berada di luar negeri tetap membawa nama Indonesia di kancah internasional. Siapa tahu, di masa depan mereka bisa membawa penghargaan seperti Nobel yang dapat menjadi kebanggaan bangsa.

"Yang penting Merah Putih. Suatu hari siapa tahu ada peraih Nobel orang Indonesia," katanya.

Baca Juga: Seru! Ini Daftar Konser Musik Terbesar di Jakarta pada November 2024

Meski tidak mewajibkan kepulangan mereka, pemerintah tetap berupaya untuk menciptakan lapangan kerja bagi alumni LPDP di Indonesia. Prof. Satryo mengungkapkan bahwa dalam jangka panjang, pemerintah akan meningkatkan kapasitas untuk menerima talenta berbakat ini agar mereka bisa berkarya di dalam negeri.

"Tidak ada sanksi. Kenapa harus pulang? Kalau kita punya tempat untuk mereka bekerja. Kalau tempatnya tidak ada, kasihan sama dia," imbuhnya.

Tags

Terkini