nasional

Adi Sutarwijono: Dari Wartawan hingga Kembali Jabat Ketua DPRD Surabaya

Selasa, 8 Oktober 2024 | 15:27 WIB
Adi Sutarwijono kembali dipercaya untuk menduduki jabatan Ketua DPRD Surabaya periode 2024-2029. (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Setelah melalui penantian panjang, Adi Sutarwijono kembali dipercaya untuk menduduki jabatan Ketua DPRD Surabaya periode 2024-2029.

Keputusan ini datang setelah DPP PDIP mengeluarkan nama calon pimpinan definitif untuk posisi Ketua DPRD Kota Surabaya.

Adi Sutarwijono yang juga merupakan Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, mengaku baru saja menerima kabar tersebut dan segera akan menuju Jakarta untuk mengambil fisik surat rekomendasi.

Baca Juga: Sinergi Kuat dengan Eksekutif, Adi Sutarwijono Kembali Nakhodai DPRD Surabaya

"Iya, baru tadi saya diberitahu. Posisiku masih di rumah dinas, ini mau berangkat ke Jakarta," ungkap Adi saat dikonfirmasi oleh media, Selasa (08/10/2024).

Dengan keputusan tersebut, agenda rapat paripurna DPRD Surabaya yang akan digelar pada Rabu (09/10/2024), kemungkinan akan berubah formasinya.

Rapat yang awalnya hanya akan menetapkan tiga calon Wakil Ketua, kini dipastikan akan menetapkan Adi Sutarwijono sebagai Ketua DPRD definitif beserta tiga Wakil Ketua: Bachtiar Rifai dari Partai Gerindra, Arif Fathoni dari Golkar, dan Laila Mufidah dari PKB.

Baca Juga: Pimpinan Definitif DPRD Surabaya Ditetapkan Rabu, AKD Segera Disahkan

Siapa Adi Sutarwijono?

Adi Sutarwijono, atau yang akrab disapa Cak Awi, bukanlah wajah baru di panggung politik Surabaya. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2019-2024.

Karier politiknya dimulai ketika ia menjadi anggota DPRD Surabaya pada periode 2009-2014 dan 2014-2019. Pada pemilu 2019, Adi dipercaya untuk memimpin DPRD Surabaya dan kini kembali dipercaya untuk periode kedua.

Lahir pada 4 Agustus 1968 di Blitar, Adi berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya adalah seorang guru sekolah dasar. Sejak kecil, Adi sudah memiliki ketertarikan pada kisah-kisah perjuangan para tokoh besar.

Baca Juga: AKD Molor Lagi, Dewan Surabaya: Ndak Bisa Kerja, Malu sama Masyarakat!

Ketertarikannya terhadap politik semakin mendalam ketika ia merantau ke Surabaya untuk melanjutkan pendidikan di Jurusan Ilmu Politik, Universitas Airlangga.

Halaman:

Tags

Terkini