NAWACITAPOST.COM - Presidium Kotak Kosong Indonesia di Surabaya telah sepakat untuk memperkenalkan sebuah pendekatan politik baru dalam Pilkada 2024, yaitu konsep "Politik Riang Gembira" yang berakar dari filosofi lagu "Yang Penting Happy." Lagu ini pun ditetapkan sebagai anthem gerakan Kotak Kosong di Surabaya.
Kesepakatan ini diambil dalam Rapat Presidium Kotak Kosong Indonesia pada 6 Oktober 2024, yang bertempat di Hedon Estate and Cafe, Jl. Ngagel Timur, Surabaya. Rapat yang berlangsung sejak pukul 14:00 WIB dihadiri oleh berbagai aliansi dan relawan Kotak Kosong, serta tokoh dari Forum Penyelamat Demokrasi yang datang dari Jakarta.
Heru Satriyo, Ketua Presidium Kotak Kosong Indonesia di Surabaya, menjelaskan bahwa pertemuan ini difokuskan pada pengembangan strategi sosialisasi dan pendalaman konsep Forum Group Discussion (FGD) terkait Kotak Kosong. Selain itu, Heru juga menegaskan pentingnya memperjuangkan demokrasi yang adil, terutama di tengah kekhawatiran bahwa KPU Surabaya dianggap cenderung memihak pasangan calon yang bergambar.
Baca Juga: KPU Surabaya dan MAKI Jatim Sepakati Kotak Kosong Pilihan yang Sah
Dalam sesi kilas balik, drg. David Andreasmito, Pembina Presidium Kotak Kosong Indonesia, mengulas sejarah munculnya calon tunggal di Pilkada Surabaya. Menurut drg. David, keberadaan kotak kosong ini sebenarnya adalah "ciptaan" dari petahana, sebagai hasil dari strategi politik cerdas yang menekan partai-partai politik lain untuk mendukung calon tunggal.
"Pada dasarnya, kotak kosong ini adalah hasil dari kepiawaian petahana dalam menciptakan situasi politik yang mendukungnya. Namun, masyarakat Surabaya sudah semestinya menghargai 'karya' ini dan mendukung kotak kosong sebagai bentuk kecintaan pada petahana," ujar drg. David.
Drg. David juga menambahkan bahwa wujud dukungan nyata untuk kotak kosong adalah dengan mengajak masyarakat memilih kotak kosong. "Petahana sudah dipilih oleh semua partai politik, dan sekarang kotak kosong hadir sebagai pilihan yang ditawarkan petahana bagi rakyat," imbuhnya.
Baca Juga: Tawarkan Transformasi Menuju Kota Dunia, Eri-Armuji Optimis Menang dari Kotak Kosong
Rudy Gaol, Direktur Pemenangan Kotak Kosong Presidium Kotak Kosong Indonesia, menegaskan pentingnya memperluas sosialisasi secara lebih masif ke semua komunitas dan lapisan masyarakat. "Gerakan sosialisasi ini harus dilakukan lebih intensif oleh para relawan Kotak Kosong, karena itulah kunci untuk memenangkan kotak kosong," ujarnya.
Singky Soewandi, penasehat presidium, dalam rapat tersebut menyampaikan adanya ketimpangan yang semakin tajam antara pendukung dan penentang petahana. "Disparitas ini sangat terlihat, dengan hanya sekitar 7% pemilih yang mendukung petahana, sementara mayoritas, sekitar 93%, berpotensi memilih kotak kosong," ungkap Singky, menggambarkan kekecewaan besar terhadap kepemimpinan petahana dalam lima tahun terakhir.
Hariadi SH, Direktur Rumah Pemenangan Curhat Presidium Kotak Kosong, juga menegaskan bahwa opsi Judicial Review dan penundaan Pilkada Surabaya menjadi salah satu agenda yang tengah mereka pertimbangkan. "Kami menolak hasil Pilkada dengan calon tunggal. Judicial Review akan menjadi langkah yang kami tempuh jika diperlukan," tegasnya.
Baca Juga: Aliansi Relawan Surabaya: Memilih Kotak Kosong Penting untuk Menjaga Marwah Demokrasi
Dari pertemuan ini, kesepakatan besar yang tercapai adalah menghadirkan konsep politik "Riang Gembira" sebagai dasar perjuangan Kotak Kosong di Surabaya. Konsep ini mengandung beberapa poin utama:
- Masyarakat Surabaya harus mendukung kotak kosong sebagai hasil kreasi dari petahana.
- Jika kotak kosong menang, semua pihak akan menikmati kebahagiaan bersama.
- KPU Surabaya secara gembira akan menyelenggarakan Pilkada lagi pada September 2025, dengan mendapatkan anggaran baru.
- Partai politik akan kembali mengeluarkan rekomendasi untuk calon mereka di Pilkada berikutnya.
- Sektor UKM, seperti pengusaha makanan, minuman, dan percetakan, akan diberdayakan kembali di Pilkada mendatang.
- Masyarakat dengan semangat gembira akan kembali memilih di Pilkada berikutnya, membawa semangat kebersamaan.
Dengan konsep ini, Presidium Kotak Kosong optimis bahwa gerakan ini akan mendapat dukungan luas dari masyarakat Surabaya, dan siap menghadapi Pilkada 2024 dengan penuh semangat dan kebahagiaan. ***
Artikel Terkait
Eri-Armuji Mantapkan Rencana Pembangunan RSUD Surabaya Selatan di Tahun 2025
Eri Cahyadi: Sinergi dan Cinta Jadi Kunci Pembangunan Surabaya
Berangkatkan Ziarah Wali, Golkar Surabaya titip Doa kesuksesan Khofifah-Emil dan Eri-Armuji
Kampanye di Bulak, Djarot Puji Risma Sebagai Pemimpin Berhati Sosial
Eri Cahyadi: Risma Jadi Gubernur, Program Surabaya dan Jawa Timur Semakin Terintegrasi
Mantapkan LangkahMenangkan Eri-Armuji, PKS Surabaya gelar Konsolidasi