NAWACITAPOST.COM - Pramono Anung, bakal calon gubernur DKI Jakarta dari PDI Perjuangan, mengungkapkan rencananya untuk menyalurkan hobinya bersepeda sebagai bagian dari strategi kampanyenya. Ia menegaskan bahwa kampanyenya akan dilakukan dengan pendekatan yang berbeda.
"Oh iya, kampanyenya sangat sederhana. Saya akan berpolitik dengan riang gembira, diterima semua orang, enggak ada caci maki, enggak ada merendahkan," ujar Pramono, dikutip Rabu (28/8/2024)
Pramono, yang akrab disapa Pram, dikenal di kalangan komunitas pesepeda sebagai sosok yang penuh semangat dan tidak mudah menyerah. Bahkan, dia mengklaim kecepatan rata-rata bersepedanya meningkat dari 42 km/jam menjadi 45 km/jam.
"Kalau di komunitas sepeda, pasti saya sangat terkenal. Kenapa? Karena saya ini orang yang tidak mau kalah. Yang muda-muda seumur saya berani lomba di sini. Untuk naik sepeda di dalam kota, saya pasti nomor satu," tambahnya.
Baca Juga: Jejak Panjang Ahmad Basarah: Aktivis Reformasi yang Kini Mengukir Karier Politik di DPR RI
Namun, perjalanan Pramono menuju pencalonan gubernur Jakarta tidaklah mulus. Sebelumnya, ia sempat menolak tawaran dari Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, untuk menjadi bakal calon gubernur.
"Untuk maju di DKI ini juga tidak gampang. Orang mengatakan saya akan turun gunung, padahal ini bukan turun gunung, melainkan mendaki terjal. Kalau di kalangan elit, saya yakin orang kenal saya, tetapi di bawah? Karena saya tidak pernah turun dan memang saya juga tidak mau berkomunikasi," jelasnya.
Meskipun demikian, setelah melalui berbagai pertimbangan, Pramono akhirnya setuju untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta. Pada Rabu pagi (28/8/2024), Pramono dijadwalkan mendaftarkan diri ke KPUD Jakarta, didampingi oleh Rano Karno, yang juga diusung sebagai bakal calon wakil gubernur oleh PDI Perjuangan.
Keputusan mengenai pencalonan mereka diumumkan bukan oleh Megawati, melainkan oleh Bendahara Umum PDI Perjuangan, Olly Dondokambey. Rombongan Pramono diperkirakan akan berangkat dari kediamannya di Jalan Haji Ambas, Cipete, sekitar pukul 09.15 WIB, menuju Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, sebelum akhirnya meluncur ke KPU DKI sekitar pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Universitas Binawan: Mencetak Generasi Profesional Berdaya Saing Global
Dengan strategi kampanye yang "riang gembira" dan pendekatan unik yang memadukan hobi bersepeda dengan politik, Pramono berharap dapat meraih dukungan luas dari warga Jakarta, terutama di kalangan pemilih muda yang aktif dan dinamis.