Banyak yang mempertanyakan, apakah langkah-langkah ini mencerminkan kepedulian terhadap rakyat. Terlebih posisi mereka sebagai bagian dari keluarga presiden yang seharusnya menjadi contoh dalam kesederhanaan dan tanggung jawab sosial.
Sebelumnya, pasangan ini juga sempat menjadi bahan perbincangan hangat ketika menggelar syukuran tujuh bulan kehamilan Erina di Istana Kepresidenan Bogor pada Sabtu (10/8/2024).
Baca Juga: Ikuti Putusan MK, PDIP Siap Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta
Meski tidak ada aturan yang secara eksplisit melarang acara pribadi digelar di Istana Kepresidenan, pakar hukum administrasi negara dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Richo Andi Wibowo, menilai bahwa penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi tetap tidak pantas.
Menurut Richo, hal ini berpotensi menimbulkan pertanyaan tentang penggunaan anggaran negara yang berasal dari pajak rakyat. Acara mitoni yang diadakan di Istana Bogor tersebut memunculkan perdebatan etis di masyarakat, terlebih ketika keluarga presiden sudah berada dalam posisi ekonomi yang mapan dan mandiri.
Banyak yang menganggap penggunaan fasilitas negara untuk acara pribadi seperti ini kurang tepat dan menimbulkan kesan yang tidak sensitif terhadap kondisi rakyat.
Di saat publik tengah fokus pada berbagai isu nasional, seperti keputusan Baleg DPR dan putusan Mahkamah Konstitusi yang kontroversial, gaya hidup Kaesang Pangarep dan Erina Gudono menjadi pemicu lain yang memperdalam kekecewaan masyarakat.
Baca Juga: Ada Demo Tolak Revisi UU Pilkada, Simak Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta
Meskipun Kaesang sedang mendampingi Erina yang akan memulai studi S2 di University of Pennsylvania, kelakuan mereka di Amerika Serikat kini menjadi simbol kemewahan yang tidak sejalan dengan aspirasi rakyat yang mereka wakili.