Minggu, 19 Juli 2026

Bukan Hanya Kaesang, Sosok Ini Turut Berperan dalam Bisnis RANS Entertainment

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 2 Februari 2024 | 16:07 WIB
Kaesang
Kaesang

NAWACITAPOST.COM - Kabar mengenai Raffi Ahmad yang santer diduga terlibat dalam kasus pencucian uang juga membawa dampak pada beberapa sosok yang terkait erat dengan RANS Entertainment.

Salah satunya adalah Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rupanya, Kaesang menjabat sebagai komisaris di perusahaan tersebut.

Pada tahun 2021, Kaesang tercatat sebagai komisaris di perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tersebut. Meski demikian, peran serta Kaesang dalam bisnis RANS belum sepenuhnya dijelaskan secara terperinci.

Baca Juga: Reaksi Netizen Terhadap Adegan Cha Eunwoo ASTRO Merokok di Trailer Mini Album 'Entity'

Selain Kaesang, perlu juga dicermati peran penting Sutanto Hartono, selaku Executive Chairman RANS Entertainment. Lalu siapa Sutanto Hartono?

Sutanto merupakan lulusan Teknik Kimia dari University of Notre Dame. Ia memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola berbagai aspek bisnis di bidang media dan teknologi yang menjadi fokus utama Emtek.

Sosok juga memiliki posisi strategis di grup Emtek. Ia adalah Wakil Direktur PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek). Di sana, Sutanto bertanggung jawab mengkoordinasikan pelaksanaan seluruh unit usaha di Divisi Media dan bisnis pendukungnya.

Baca Juga: Hidden Beach Yang Bikin Terhipnotis Jernihnya Air, Pesona Keindahan Pantai Sembilan Wisata Gili Genting Madura

Emtek sendiri adalah perusahaan konglomerat Indonesia yang didirikan pada tahun 1983 di Jakarta. Emtek merupakan induk dari PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), perusahaan yang menaungi dua saluran TV nasional terbesar di Indonesia, yakni SCTV dan Indosiar.

SCMA merupakan pemegang saham kedua terbanyak di RANS Entertainment, dengan total 3.646 lembar saham atau sekitar 9,13%. Dalam bisnis RANS Entertainment, Raffi Ahmad menjadi pemegang saham terbanyak dengan total 31.350 lembar saham atau setara dengan 78,4% dari total saham yang dikeluarkan perseroan.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini