Namun, Ahok mengakui bahwa peluang tersebut cukup sulit terwujud mengingat PDIP saat ini tidak dapat mengusung calon gubernur (cagub) Jakarta tanpa berkoalisi dengan partai lain. "Justru kalau bisa rematch dengan Pak Anies lebih menarik supaya mengukur sampai di mana bangsa ini setelah naik levelnya menuju Bhinneka Tunggal Ika," ujar Ahok.
Baca Juga: Jadi Negara Terkecil di Dunia, Berikut 3 Sumber Ekonomi Vatikan
Eks Komisaris Utama PT Pertamina itu meyakini bahwa perpecahan serupa tidak akan kembali terjadi jika dirinya melawan Anies di Pilkada Jakarta 2024. Ahok menilai bahwa masyarakat saat ini sudah berubah dan berpikiran lebih maju.