Senin, 20 Juli 2026

Ray Rangkuti Prediksi PDIP dan Gerindra Bersatu Lawan Anies di Pilkada Jakarta 2024

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 22 Juli 2024 | 16:12 WIB
Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti. (X)
Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti. (X)

NAWACITAPOST.COM - Pengamat Politik Ray Rangkuti memprediksi bahwa PDIP dan Partai Gerindra bakal bersatu di Pilkada Jakarta 2024. Menurut Ray, koalisi antara kedua partai besar ini akan menjadi upaya strategis untuk melawan Anies Baswedan dalam pemilihan kepala daerah mendatang.

Ray Rangkuti menegaskan bahwa PDIP dan Gerindra tidak akan rela jika Anies Baswedan maju melawan kotak kosong dalam perhelatan lima tahunan tersebut. "Yang sudah pasti sekarang itu Anies, pertanyaannya sekarang apakah dibiarkan sendiri (Anies) melawan kotak kosong? Saya kira tidak," ujar Ray, dikutip Senin (22/7/2024).

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) ini menilai bahwa PDIP adalah pihak yang paling menentukan dalam Pilkada Jakarta. Ia melihat hanya PDIP yang mampu mendorong calon alternatif selain Anies. Dalam konteks ini, Ray menyebut sosok Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai lawan sepadan bagi Anies.

Ray mengacu pada survei terbaru Litbang Kompas yang menunjukkan bahwa elektabilitas Ahok hanya sedikit di bawah Anies. "Kalau mau siapa? Yang paling terbuka itu adalah Ahok. Karena Ahok yang paling tinggi elektabilitasnya di lingkaran PDIP," kata Ray.

Baca Juga: Universitas Ciputra Tutup KDMI 2024 dengan Penuh Kebanggaan dan Keceriaan

Lebih lanjut, Ray mengatakan bahwa Gerindra masih mungkin merapat ke PDIP untuk membentuk koalisi. Jika koalisi ini terwujud, Gerindra akan menjadi pihak yang paling diuntungkan karena bisa mengajukan kadernya sebagai calon wakil gubernur (cawagub) mendampingi Ahok.

"Maka dengan situasi seperti sekarang, saya melihatnya tidak tertutup kemungkinan akan terjadi koalisi PDIP dengan Gerindra di Pilkada Jakarta," kata Ray.

Ray menambahkan, hanya dua partai ini sudah cukup untuk ikut berkontestasi. Kalau ini diumumkan, bisa jadi partai-partai lain bisa merapat.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menegaskan bahwa Ahok akan sulit dikalahkan oleh Anies di Pilkada Jakarta 2024. Pernyataan ini disampaikan Said sebagai respons terhadap klaim PKB yang menyatakan Ahok bakal sulit diusung partai politik di Jakarta.

"Wajar-wajar saja klaim PKB seperti itu, karena memang Anies diusung oleh PKB. Kalau saya ngomong soal Ahok, bagi saya Ahok juga sulit ditandingi oleh Anies," kata Said.

Baca Juga: Siapa Pemilik Mal-Mal Terkenal di Jakarta? Inilah Daftar Lengkapnya

Said meminta semua pihak untuk memberikan kesempatan kepada PDIP untuk menggalang dukungan untuk Ahok. Ia menjelaskan bahwa kepastian mengenai pencalonan Ahok belum ada pembicaraan di tingkat DPP PDIP.

"Di tingkat DPP belum, karena partai selalu mengambil keputusan melalui mekanisme rapat DPP dari tingkat 2, tingkat 1, itu ditentukan oleh DPP. Aspirasi dari bawah pasti ada," ungkap Said.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Perekonomian PDIP, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, berbicara tentang peluang rematch dengan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024. Ahok menilai akan menarik jika rematch melawan Anies kembali terjadi.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini