Baca Juga: Eki Pitung: Anies Bukan Pilihan Ideal untuk Gubernur Jakarta
Joko menjabat sebagai Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) untuk periode 2023-2027. Selain itu, Joko juga berperan sebagai Ketua Yayasan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS).
Di tengah tantangan ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19, Joko Suranto berperan aktif sebagai Wakil Ketua Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Jawa Barat. Sifat dermawan Joko juga terlihat dari kontribusinya terhadap pendidikan dan keagamaan. Melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) RJD, Joko membina 336 pesantren di Priangan Timur, Jawa Barat, dalam pelatihan pengurusan legalitas badan hukum.
Aksinya untuk membangun fasilitas publik, seperti jalan dan jembatan, serta inisiatif untuk menyediakan air bersih di Jawa Tengah, mencerminkan tekadnya untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Kini, Joko Suranto melangkah lebih jauh dengan mencalonkan diri sebagai gubernur Jateng pada Pemilihan Gubernur 2024.
Langkah ini tidak hanya menunjukkan ambisinya untuk membawa perubahan positif di tingkat pemerintahan daerah, tetapi juga mencerminkan komitmennya terhadap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan segala pencapaian dan kontribusinya, Joko bukan hanya menjadi simbol kesuksesan bisnis, tetapi juga teladan dalam kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap masyarakat.