nasional

Maju Calon Bupati Majalengka, Aldi Dwi Prastianto Usung Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 26 Juni 2024 | 18:52 WIB
Aldi Dwi Prastianto. (Instagram)

NAWACITAPOST.COM - Pengabdian kepada bangsa dan negara dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Pengusaha muda asal Kuningan, Jawa Barat, Aldi Dwi Prastianto, merupakan contoh nyata bagaimana seseorang dapat berkontribusi sesuai dengan profesi dan keahliannya.

Aldi dikenal sebagai pengusaha yang berfokus pada pengembangan ekonomi kerakyatan dan memiliki visi besar untuk memberdayakan masyarakat. Ia percaya bahwa setiap individu memiliki potensi dasar untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

"Kontribusi positif dapat dituangkan dalam berbagai bentuk. Kita semua memiliki potensi dasar untuk dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara," ujar Aldi.

Salah satu cara Aldi berkontribusi adalah melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bertujuan mencetak para entrepreneur tangguh dan berdaya saing. Aldi ingin melihat UMKM di Kuningan naik kelas dan memahami pentingnya digitalisasi untuk meningkatkan penjualan produk.

Baca Juga: Profil Sohibul Iman: Dari Penyiar Radio hingga Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta

“Saya ingin UMKM, khususnya dari Kuningan naik kelas. Para pelaku UMKM perlu didampingi meningkatkan kompetensi, salah satunya mengenal dunia digitalisasi dengan baik,” kata anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini.

Aldi juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung usaha rakyat kecil, bukan malah mematikan mereka. Menurutnya, infrastruktur harus menghubungkan pasar dengan sentra-sentra produksi rakyat seperti pertanian, perikanan, perkebunan, dan industri termasuk UMKM.

Bagi Aldi, sukses di perantauan tidak berarti melupakan kampung halaman, justru menjadi modal kekuatan untuk berkontribusi terhadap tanah kelahiran. “Kita akan menyamakan pandangan, bersinergi, baik sesama perantau asal Kabupaten Kuningan maupun dengan Pemda dan pihak terkait lainnya. Sehingga keberadaan kami di perantauan dapat memberi manfaat untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ucap alumni Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta ini.

Aldi juga mengajak kaum muda untuk berinisiatif membangun desa asalnya. Menurutnya, perubahan dan inisiatif harus tumbuh dari kalangan anak muda atau kaum milenial yang bertindak sebagai agent of change. “Perubahan dan inisiatif membangun desa ini harus tumbuh dari kalangan anak muda atau kaum milenial yang bertindak sebagai agent of change,” tegas Aldi.

Baca Juga: Penyebab Krisis Air Bersih Melanda Gili Meno dan Gili Trawangan, Ratusan Hotel Terancam Tutup

Dalam waktu dekat, Aldi bersama rekan-rekannya akan membentuk wadah untuk para perantau asal Kabupaten Kuningan yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya. Wadah ini bertujuan untuk menjalin komunikasi, mempererat silaturahmi, dan berkontribusi nyata bagi kampung halaman.

“Motto saya adalah, sekarang kita harus berbuat, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” kata Sekjen Rumah SandiUno Indonesia (RSI) ini penuh semangat.

Belakangan, Aldi semakin rajin membagikan kisah perjalanannya di akun Instagram, termasuk kegiatannya berkeliling alun-alun Majalengka dan berdialog dengan pedagang kaki lima (PKL). Aldi menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam memanusiakan para pekerja dan memastikan mereka mendapat kepastian berdagang tanpa harus dipindah atau digusur.

Selain itu, Aldi juga aktif mengunjungi pasar tradisional untuk berdialog dengan warga dan melihat kondisi pasar. Hal ini bakal menjadi modal kuat Aldi sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) Majalengka, Jawa Barat (Jabar). Bahkan, ia telah mendaftar penjaringan calon kepada daerah ke PAN, PKB, PPP, dan Gerindra.

Halaman:

Tags

Terkini