nasional

Masyarakat Humbahas Provinsi Sumut Murka, Bupatinya Beli Mobil Mewah Harga 2 Miliar Rupiah

Senin, 2 Agustus 2021 | 17:19 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - SAAT Pilkada 2020. Sempat dihebohkan kabar, pasangan Dosmar Banjarnahor – Oloan Paniaran Nababan dinyatakan kalah. Ternyata itu versi media sosial. 

Baca Juga : Presiden Perintahkan Refokusing Anggaran Tangani Covid, Bupati Humbahas Provinsi Sumut Melawan 



Namun, keputusan resmi Pilkada memang harus dari KPU setempat. Hasilnya,  Dosmar Banjarnahor  dan Oloan Paniaran Nababan menang, dengan selisih suara yang tipis, 4858 lawan kotak kosong.

Sejak dilantik dan menapaki tugas sebagai Bupati Humbahas. Banyak warga apatis dan seolah tak peduli dengan kepemimpinan Dosmar. Bagaimana tidak, rasa peduli dan kepekaannya terhadap penanganan covid tidak ada terobosan sama sekali.  Perintah tegak lurus dari pusat tak dialipkasikan dengan penuh hormat.

Kerap terjadi keputusan perlawanan ke pemerintah pusat. Seperti perintah presiden untuk refokusing (memusatkan kembali atau arti lainnya memberi perhatian lebih kepada rakyat terdampak covid-19), tidak dilakukan atau mungkin dilakukan dengan setengah hati.

Padahal, pandemi covid masih berlangsung di seantero dunia. Termasuk Indonesia, dan lebih khusus lagi di Kabupaten Humbang Hasundutan provinsi Sumatera Utara (Sumut). Yang sebagian warganya bertani dan berkebun.

Kesulitan pasti dihadapi petani kecil Humbahas. Mulai dari bercocok tanam, panen, dan  terutama bagian pemasarannya. Situasi normal kabarnya agak susah memasarkan hasil panen petani dari Humbahas. Apalagi saat pandemi ini.

Namun, anehnya ditengah kesulitan warganya. Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mendiamkan atau dugaannya bisa juga mengaminkan anggaran pembelian mobil dinas seharga 2 Miliar Rupiah. Padahal titah Presiden Jokowi jelas, tegas dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Anggaran daerah (baca : APBD dan mungkin juga dari APBN) dikhususkan dan diutamakan buat penanganan covid-19, serta warga terdampak.

Padahal, warga dan tokoh masyarakat Humbahas sudah mengingatkan dalam berbagai forum resmi dan tak resmi kepada orang nomor satu dan pihak-pihak terkait. Agar punya rasa empati dan care terhadap warga yang mengalami covid dan dampaknya.

Bahkan mungkin ada sebagian warga yang murka akan tindakan yang dilakukan Bupati tersebut.

Seharusnya. Jika Bupati benar-benar meneladani pemerintahan Jokowi di periode kedua ini yang menekankan tentang pentingnya SDM bagi kemajuan suatu bangsa. Humbahas melalui pemerintahan daerahnya mengajak dan bersama-sama membangun SDM dalam hal ini, penanganan covid buat warganya yang terdampak.

 

 

 

 

Tags

Terkini