nasional

Gus Salam Ucapkan Selamat kepada Gus Kikin, Serukan Rekonsiliasi Total di PBNU

Jumat, 4 September 2026 | 20:34 WIB
Sumber foto : Tiktok Istimewa

JOMBANG, NAWACITAPOST.COM — KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam mengucapkan selamat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin yang terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031. Ia berharap kepemimpinan baru membawa NU kembali solid.

Ucapan tersebut disampaikan setelah Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, 27–31 Agustus 2026. Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Melalui catatan bertajuk “Selamat Berkhidmah Gus Kikin, Mari Wujudkan Rekonsiliasi Total”, Gus Salam tidak hanya menyampaikan ucapan selamat. Ia juga menitipkan pesan agar kepemimpinan baru mampu mengakhiri berbagai ketegangan yang terjadi sebelum muktamar.

Menurut Gus Salam, perjalanan menuju Muktamar ke-35 telah menyita energi besar dan diwarnai berbagai dinamika. Karena itu, seluruh elemen NU dinilai perlu menjadikan berakhirnya muktamar sebagai titik awal untuk membangun kembali persatuan.

Rekonsiliasi Harus Nyata

Gus Salam menegaskan bahwa NU membutuhkan rekonsiliasi yang benar-benar diwujudkan dalam tindakan. Rekonsiliasi, menurutnya, tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus terlihat dalam kepemimpinan, kebijakan, serta tata kelola organisasi.

Ia mengajak seluruh pihak meninggalkan polarisasi dan mengutamakan kepentingan jam’iyyah serta jamaah. Perbedaan pandangan yang muncul selama dinamika muktamar diharapkan tidak menjadi alasan untuk memperpanjang ketegangan di tubuh NU.

Gus Salam mengingatkan bahwa NU memiliki sejarah panjang sekaligus peran strategis bagi umat dan bangsa. Karena itu, kepentingan kelompok maupun kepentingan sesaat tidak seharusnya mengalahkan kepentingan besar jam’iyyah yang menaungi jutaan warga.

Ia juga mendorong seluruh warga NU kembali memperkuat silaturahmi dan menjahit hubungan yang sempat mengalami ketegangan. Baginya, persatuan organisasi menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan NU pada masa mendatang.

Kembali kepada Qanun Asasi

Selain rekonsiliasi, Gus Salam menitipkan pesan agar Gus Kikin menguatkan kembali nilai-nilai Qanun Asasi NU. Ia menilai Qanun Asasi dan Mukadimah Qanun Asasi bukan sekadar dokumen organisasi.

Menurut Gus Salam, kedua dokumen tersebut merupakan ruh perjuangan yang diwariskan para pendiri NU. Karena itu, nilai-nilai di dalamnya harus kembali menjadi pedoman dalam menjalankan roda organisasi dan pengabdian kepada umat.

Ia menyebut Syaikhona KH M. Kholil al-Bangkalani, KH Hasyim Asy’ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, KH Bisri Syansuri, serta para pendiri NU lainnya sebagai tokoh yang meletakkan dasar perjuangan jam’iyyah.

Gus Salam menilai gagasan Gus Kikin dengan tagline “Kembali ke Qanun Asasi” sejalan dengan semangat menghidupkan kembali ruh perjuangan para pendiri NU. Nilai tersebut dinilai penting untuk memperkuat identitas dan arah organisasi.

Halaman:

Tags

Terkini