NAWACITAPOST.COM - Penyerahan berkas nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuwangi Tahun Anggaran 2023 kepada Legislatif, Senin (18/3/2024).
Dibawah Kepemimpinana Bupati Ipuk Fiestiandani Kinerja Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, banyak membawa perkembangan positif.
Hal tersebut di kuatkan dengan adanya nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuwangi Tahun Anggaran 2023 saat Sidang Paripurna DPRD setempat, Senin (18/3/2024).
Indeks pembangunan manusia (IPM) Banyuwangi menurut Bupati Ipuk terjadi peningkatan dari 73,15 pada tahun 2022 menjadi 73,79 pada tahun 2023.
Baca Juga: Terungkap! Ternyata Begini Cara Jennie BLACKPINK Lunasi Tagihan Makan Bersama Teman-Teman
Dari bidang pendidikan, peningkatan IPM tercermin dari angka rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah.
“Untuk rata-rata lama meningkat dari 7,66 pada tahun 2022 menjadi 7,76 pada tahun 2023. Sedangkan harapan lama sekolah meningkat dari 13,11 di tahun 2022 menjadi 13,12 di tahun 2023,” kata Ipuk.
Peningkatan IPM, Bidang Kesehatan tercermin dari usia harapan hidup yang meningkat dari 73,67 pada tahun 2022 menjadi 73,93 di tahun 2023.
Lanjut Ipuk, selain kedua bidang itu, pengeluaran perkapita Banyuwangi juga meningkat dari Rp 12,32 juta di tahun 2022 menjadi Rp 12,82 juta pada tahun 2023.
Baca Juga: Bantu Masyarakat, Pupuk Kujang Gelar Pasar Murah di Bulan Ramadan
Banyuwangi juga berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem dari 7,51 persen pada tahun 2022 menjadi 7,34 persen di tahun 2023 selain IPM.
“Realisasi tahun 2023 telah melebihi target yang ditetapkan, dengan capaian sebesar 102 persen. Penanganan kemiskinan di Banyuwangi semakin baik dari waktu ke waktu,” kata Ipuk.
Maka dari itu, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tahun 2023 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya menjadi 5,03 persen.
Realisasi tahun 2022, tambah Ipuk, telah melebihi target yang ditetapkan dengan capaian sebesar 110,79 persen.