nasional

PDIP Surabaya Rangkul Mahasiswa NTT di Tengah Krisis Gempa

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Surabaya, NAWACITAPOST.COM - Kepedulian terhadap korban gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Dipimpin langsung Ketua DPC PDIP Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, partai berlambang banteng itu menggelar bakti sosial dan menyalurkan bantuan bagi mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di Kota Pahlawan. Bantuan itu berupa ratusan paket sembako.

Kegiatan yang berlangsung bersama Forum Komunikasi Pemuda NTT (FKP NTT) Surabaya tersebut menjadi bentuk solidaritas terhadap ribuan mahasiswa perantauan yang keluarganya terdampak bencana gempa berkekuatan besar sejak 15 Agustus 2026.

Armuji yang didampingi pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tersebut mengatakan, bantuan itu merupakan hasil gotong royong kader PDIP Surabaya sebagai wujud kepedulian terhadap mahasiswa NTT yang saat ini menghadapi kesulitan akibat kondisi di kampung halaman mereka.

“Kami melihat banyak keluarga mahasiswa di NTT yang terdampak gempa. Komunikasi terhambat, listrik padam, aktivitas ekonomi juga terganggu. Karena itu kami berinisiatif bergotong royong mengumpulkan bantuan sembako untuk meringankan beban adik-adik mahasiswa yang sedang kuliah di Surabaya,” ujar Armuji pada Sabtu (22/08/2026).

Tak hanya menyalurkan bantuan, DPC PDIP Surabaya juga akan membuka posko di kantor partai yang berada di kawasan Jalan Stail Surabaya. Mahasiswa asal NTT yang membutuhkan bantuan maupun sekadar ingin berkomunikasi dan mendapatkan dukungan moril dipersilakan datang.

Sebagai Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan mahasiswa perantauan tetap mendapatkan perhatian di tengah situasi darurat yang menimpa daerah asal mereka.

“Sebagai kepala daerah dan Ketua DPC PDIP Surabaya, saya merasa bertanggung jawab terhadap adik-adik yang datang jauh dari NTT untuk menempuh pendidikan di Surabaya. Jika ada kebutuhan atau kesulitan, silakan berkomunikasi dengan kami,” tegasnya.

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut intruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati supaya membantu korban gempa NTT," imbuh Armuji.

Di sisi lain, Sekretaris Wilayah Forum Pemuda NTT, Filmon Lai, mengungkapkan hingga saat ini wilayah Flores masih terus mengalami guncangan gempa susulan. Sejak gempa utama berkekuatan 7,7 magnitudo pada 15 Agustus lalu, getaran masih dirasakan hampir setiap hari di sejumlah daerah seperti Nagekeo, Ende, Manggarai hingga Maumere.

Menurutnya, banyak mahasiswa NTT di Surabaya kini menghadapi persoalan ekonomi karena bantuan biaya pendidikan dari keluarga terhambat akibat lumpuhnya jaringan komunikasi dan pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak.

“Banyak mahasiswa yang orang tuanya terdampak langsung. Komunikasi masih putus-sambung karena listrik padam. Otomatis pengiriman biaya kuliah dan kebutuhan hidup juga terganggu, apalagi sekarang mendekati masa pengisian KRS untuk semester baru,” katanya.

Filmon mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Armuji dan DPC PDIP Surabaya. Ia menilai perhatian tersebut memberikan harapan bagi mahasiswa NTT yang sedang menghadapi ketidakpastian akibat bencana.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Armuji dan DPC PDIP Surabaya yang hadir dan memikirkan kondisi mahasiswa NTT. Ini bukan hanya bantuan materi, tetapi juga dukungan moral bagi kami,” ujarnya.

Selain bantuan jangka pendek, Forum Pemuda NTT juga berharap adanya kebijakan khusus berupa stimulus atau keringanan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang keluarganya terdampak gempa. Harapan serupa juga disampaikan kepada pemerintah pusat agar memberikan perhatian lebih besar terhadap proses pemulihan pascabencana di NTT.

Halaman:

Tags

Terkini