NAWACITAPOST.COM - Sebanyak 30 petugas pengawas pemilu dilaporkan meninggal dunia selama bertugas sejak masa pemungutan suara Pemilu 2024. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja, yang menyebutkan bahwa jumlah tersebut terhitung hingga Senin (26/2/2024).
"Sampai hari ini kan kita hitung, karena masa jabatannya sampai dengan hari ini aja. Saya harus cek, sampai minggu ini ada penambahan dua, jadi sekitar 30 orang (meninggal)," ujar Bagja, dikutip Selasa (27/2/2024).
Petugas pengawas pemilu yang meninggal tersebut termasuk pengawas tempat pemungutan suara (TPS), panitia tingkat kelurahan atau desa, hingga Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Dari hasil evaluasi, wafatnya sejumlah petugas pengawas pemilu tersebut disebabkan oleh kelelahan.
"Evaluasinya ada yang kelelahan, namun kita cek dulu ya," tambahnya.
Bagja menegaskan bahwa santunan akan diberikan kepada keluarga petugas yang meninggal dunia. Meskipun tidak merinci jumlah yang telah menerima santunan, dia menyatakan bahwa santunan akan diberikan setelah proses administrasi rampung.
"Ada yang sudah diberikan (santunan), ada yang kemudian juga ada yang belum karena proses administrasi," jelas Bagja.