nasional

BI Catat Uang Beredar Tumbuh 5,4 Persen pada Januari 2024

Jumat, 23 Februari 2024 | 22:29 WIB
Ilustrasi uang beredar di masyarakat. (X)

NAWACITAPOST.COM - Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa likuiditas perekonomian, atau yang dikenal sebagai uang beredar dalam arti luas (M2), mengalami peningkatan pada Januari 2024 secara tahunan.

Asisten Gubernur BI, Erwin Haryono, menyatakan bahwa posisi M2 pada Januari 2024 mencapai Rp 8.721,9 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 5,4 persen secara tahunan. Meskipun demikian, angka tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp 8.824,7 triliun.

"Uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2024 tumbuh lebih tinggi," ujarnya, dalam keterangan resmi, Jumat (23/2/2024).

Baca Juga: Ganjar Pranowo: Usulan Hak Angket Pilpres 2024 Bukan Gertakan Politik

Pertumbuhan likuiditas perekonomian ini didorong oleh peningkatan uang beredar sempit (M1) sebesar 4,9 persen dan uang kuasi sebesar 6,1 persen. Erwin menjelaskan bahwa faktor utama yang memengaruhi perkembangan M2 pada awal 2024 adalah penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.

Penyaluran kredit pada Januari 2024 tumbuh 11,5 persen secara tahunan, meningkat dari bulan sebelumnya yang hanya tumbuh 10,3 persen. Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh 4,8 persen secara tahunan, setelah sebelumnya tumbuh 3,6 persen pada bulan Desember.

Erwin juga menyoroti pertumbuhan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) yang tumbuh 1,9 persen secara tahunan, setelah mengalami kontraksi 6,5 persen pada Desember 2023.

Baca Juga: 10 Artis Ini Gagal Lolos sebagai Anggota DPR RI, Nomor 5 Sampai 9 Punya Suara Tinggi Tapi Sia-sia

Uang beredar dalam arti luas mencakup uang kartal yang dipegang masyarakat, giro rupiah, uang elektronik, serta tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu.

Selain itu, uang beredar dalam arti luas juga mencakup uang kuasi dan surat berharga yang diterbitkan oleh sistem moneter yang dimiliki sektor swasta domestik dengan sisa jangka waktu sampai dengan satu tahun.

Tags

Terkini