nasional

Prabowo-Gibran Berpotensi Menang Mutlak, Pengamat Ini Ungkap Sulit Gugat Hasil Pilpres 2024

Rabu, 21 Februari 2024 | 11:58 WIB
Pengamat politik Muhammad Qodari. (X)

NAWACITAPOST.COM - Pasangan calon (paslon) Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Gibran diyakini akan tetap memenangi Pilpres 2024 dalam satu putaran. Hal ini disebabkan oleh gap atau jarak perolehan surat suara Prabowo-Gibran yang sangat besar dibandingkan dengan dua rival politik lainnya.

Pengamat politik Muhammad Qodari memprediksi, paslon nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dan paslon nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD kemungkinan besar akan tetap menempuh jalur hukum terhadap kemenangan Prabowo-Gibran.

Menurut Qodari, gugatan tersebut merupakan hal yang biasa karena hampir setiap pemilihan, pihak yang kalah akan protes dengan hasil yang ada.

Baca Juga: Diusulkan Ganjar, Pengamat Bicara Peluang Hak Angket DPR Terhadap Pilpres 2024

Namun, Qodari menekankan bahwa tahun 2024 ini akan lebih sulit untuk menggugat atau membatalkan kemenangan, mengingat selisih suara antara paslon 02 dengan paslon 01 sangat besar, yakni 34 persen. Hal ini diungkapkan dalam diskusi bertajuk ‘Pengaruh Milenial dan Gen Z dalam Pemilu 2024’ di Jakarta Timur.

"Menurut saya tahun 2024 ini jauh lebih sulit untuk katakanlah menggugat atau membatalkan kemenangan," kata dia, Rabu (21/2/2024).

Menurut Qodari, alasan pihak yang kalah mengajukan gugatan biasanya ingin menunjukkan adanya temuan atau dugaan pelanggaran dalam Pemilu. Selain itu, mereka ingin menyampaikan pesan kepada publik bahwa sebetulnya tidak kalah dalam ajang ini.

Baca Juga: Menko Polhukam Baru: Berikut Profil Hadi Tjahjanto, Penerima Bintang Yudha Dharma Utama

Di sisi lain, para pelapor biasanya akan menghadirkan saksi yang kurang kredibel dalam memberikan keterangan di persidangan Mahkamah Konstitusi (MK). Para saksi ini biasanya tidak mampu memperkuat pernyataan dengan bukti dan fakta di lapangan, tetapi hanya sekadar lisan.

“Belajar dari pengalaman tahun 2014 (Pilpres), pada waktu itu selisih Pak Prabowo dengan Pak Jokowi itu cuma delapan persen, itu saja nggak bisa dibuktikan. Apalagi ini yang 34 persen,” ujarnya.

KPU RI tengah melakukan penghitungan suara secara langsung (real count) untuk pemilihan presiden dan wakil presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Berdasarkan data terakhir KPU, hingga 21 Februari 2024, jumlah suara yang sudah masuk sebanyak 604.469 dari 823.236 TPS atau 73.43 persen.

Baca Juga: Dua Periode Oposisi, SBY Akhirnya Restui AHY Jadi Menteri Jokowi

Hasil perolehan suara sementara menunjukkan bahwa pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Anies-Muhaimin unggul sementara di 2 provinsi dengan perolehan suara 24.237.864 suara atau 24,25 persen dari total suara yang telah direkapitulasi.

Sementara itu, pasangan nomor urut 02 Prabowo-Gibran, mendapat suara terbanyak di 36 provinsi plus luar negeri dan meraih 58.745.974 suara atau 58,77 persen.

Halaman:

Tags

Terkini