nasional

Bapas Muara Teweh Gelar Pelatihan Budidaya Sayuran Hidroponik

Jumat, 3 Oktober 2025 | 13:09 WIB
Petugas dan Klien Pemasyarakatan Bapas Muara Teweh Saat Kegiatan Budidaya Sayuran Hidroponik

 

NAWACITAPOST.COM - Dalam upaya nyata mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI (Menimipas) yang ke-13, yaitu pemberdayaan Klien Pemasyarakatan untuk mendukung Ketahanan Pangan Nasional, Balai Pemasyarakatan Kelas II Muara Teweh pada hari ini sukses menyelenggarakan Pelatihan Kemandirian Budidaya Sayuran Hidroponik yang diadakan di Rumah Hidroponik Griya Abhipraya "Haruan" Bapas Muara Teweh. Jumat, 03 Oktober 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh Tiga Orang Klien Pemasyarakatan yang menjalani Program Re-Integrasi yang bertujuan membekali mereka dengan keterampilan praktis yang bernilai ekonomi tinggi.​Pembinaan Keterampilan Menjawab Tantangan Keterbatasan Lahan.

​Kepala Bapas Muara Teweh, Bapak M. Ading Saidhy, menyampaikan bahwa pelatihan hidroponik ini merupakan langkah strategis. “Teknik hidroponik ini relevan dengan tantangan keterbatasan lahan yang sering kita hadapi, bahkan di lingkungan Bapas. Kami ingin Klien Pemasyarakatan memiliki keterampilan yang dapat diterapkan di mana saja, bahkan di daerah perkotaan, sehingga mereka siap berwirausaha setelah bebas,” jelasnya.

Baca Juga: Gandeng Puskesmas Matiti, Pegawai dan WBP Rutan Humbang Hasundutan Lakukan Tes Urine

​Pelatihan ini dibimbing dan diberikan instruksi langsung oleh APK Bapas (Pebryanti) selaku penanggung jawab pelatihan hidroponik yang mencakup materi komprehensif, mulai dari pengenalan sistem hidroponik, persiapan media tanam dan persemaian, perakitan instalasi, peracikan nutrisi (AB Mix), hingga pemeliharaan, pengendalian hama, dan panen.

Klien dibor menanam berbagai jenis sayuran daun seperti sawi dan pakcoy, yang memiliki permintaan pasar tinggi dan masa panen relatif singkat.

Program Dukungan Penuh Akselerasi dan Kontribusi Ketahanan Pangan
​Kegiatan pelatihan ini secara langsung mengimplementasikan salah satu dari 13 Program Akselerasi Menimipas yang fokus pada pemberdayaan produktif bagi Klien Pemasyarakatan.

Baca Juga: Kepala Rutan Rantau Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Kepala Bapas Amuntai

Program ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelatihan, tetapi juga menghasilkan produk nyata.
​"Hasil panen dari budidaya hidroponik ini nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal Bapas, sekaligus sebagian akan dipasarkan. Ini adalah kontribusi ganda: peningkatan kemandirian Klien dan dukungan nyata terhadap ketahanan pangan lokal," tambah M. Ading Saidhy.

Beliau berharap, setelah pelatihan ini, para Klien dapat memanfaatkan keterampilan baru mereka untuk memulai usaha mandiri, sehingga proses reintegrasi mereka ke masyarakat berjalan lancar dan mereka menjadi individu yang produktif dan bertanggung jawab. ​Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan.

Salah satu menyatakan Klien, "Saya bersyukur mendapat kesempatan ini. Dulu saya tidak tahu apa-apa tentang menanam, sekarang saya tahu bahwa bertani tidak harus di lahan yang luas. Harapannya, ilmu ini bisa saya jadikan modal untuk mencari nafkah setelah saya selesai menjalani masa pidana."

Baca Juga: Bentuk Pelayanan Terbaik, Dapur Lapas Kelas IIA Manado Mendapat Sertifikasi HALAL

​Dengan berhasilnya pelatihan ini, Balai Pemasyarakatan Kelas II Muara Teweh membuktikan komitmennya untuk mentransformasi lembaga pemasyarakatan menjadi pusat pelatihan keterampilan yang humanis dan produktif, sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

(Humas Bapas Muara Teweh)

Halaman:

Tags

Terkini