NAWACITAPOST.COM - Jaleswari Pramodhawardani, mengumumkan pengunduran dirinya selaku Deputi V Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
"Saya Jaleswari Pramodhawardani menginformasikan pengunduran diri saya dari jabatan Deputi V Kepala Staf Kepresidenan terhitung 1 Februari 2024," kata Jaleswari, dikutip Rabu (31/1/2023).
Langkah Jaleswari ini diambil bersamaan dengan mundurnya Mahfud MD dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).
Baca Juga: Masih Berusia 22 Tahun, Chaeryeong ITZY Ngaku Sudah Ubanan, Ini Respon Penggemar!
Jaleswari, yang juga merupakan anggota tim sukses pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, menjelaskan bahwa proses pengunduran dirinya sudah diajukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Alasannya tidak sekadar formalitas, melainkan didasarkan pada etika dan keyakinannya pribadi. Dalam keterangannya, Jaleswari menyatakan bahwa pengunduran dirinya merupakan langkah yang diambil untuk menghindari situasi yang dapat dipersepsikan sebagai beban politik bagi Presiden dan lembaga kepresidenan.
"Saya juga memahami dan menangkap kebutuhan publik atas netralitas dan profesionalisme pemerintah terutama di tahun politik ini," jelas Jaleswari.
Baca Juga: Segera Serahkan Surat Pengunduran Diri ke Jokowi, Mahfud Md Ingin Berpamitan Baik-baik
Pilihan politik pribadinya dianggapnya sebagai faktor yang dapat menciptakan ketegangan politik yang tidak diinginkan. Kesadaran akan perlunya menjaga netralitas pada Pemilu 2024 dan pengakuan terhadap kebutuhan publik akan netralitas dan profesionalisme pemerintah, terutama di tahun politik, menjadi dasar utama pengunduran dirinya.
Jaleswari juga menyampaikan permohonan maafnya jika dalam menjalankan tugas sebagai Deputi V Kepala Staf Kepresidenan terdapat ruang penyempurnaan yang belum bisa diisi secara maksimal. Ia menunjukkan sikap tanggung jawab dan kematangan dalam mengakui potensi kekurangan tersebut.