NAWACITAPOST.COM - Mahfud MD secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Rabu (31/1/2024). Surat pengunduran diri akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), besok.
Mahfud MD, yang kini menjadi calon wakil presiden nomor urut 3 mendampingi Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024, bukanlah sosok yang baru dalam dunia politik dan hukum di Indonesia.
Mahfud MD lahir pada 13 Mei 1957 di Sampang, Madura. Pendidikan awalnya dimulai di Pondok Pesantren al Mardhiyyah, Waru, Pamekasan, Madura, dan melanjutkan ke SD Negeri Waru, Pamekasan.
Baca Juga: Densus 88 Antiteror Tangkap Dua Terduga Teroris di Jawa Tengah dan Jawa Timur
Setelah menyelesaikan SLTP, Mahfud melanjutkan ke Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) selama 4 tahun di Pamekasan Madura dan Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN) selama 3 tahun di Yogyakarta.
Pendidikan tinggi Mahfud MD dimulai di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan mengambil Jurusan Sastra Arab. Selanjutnya, ia mengambil Jurusan Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta.
Gelar profesor diraihnya dari UGM dalam bidang Hukum Tata Negara. Perjalanan pendidikan Mahfud mencerminkan komitmen dan dedikasinya untuk mengembangkan pemahaman di bidang hukum dan tata negara.
Baca Juga: Gandeng Baznas, McDonald's Target Donasi untuk Palestina Rp350 Miliar
Mahfud MD terlibat dalam pengungkapan kasus korupsi di Asabri, yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp23 triliun. Pada tahun 2015, ia mengungkap kasus korupsi proyek satelit di Kementerian Pertahanan (Kemenhan), yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp800 miliar.
Ia uga turut membongkar kasus korupsi yang melibatkan Gubernur Papua, Lukas Enembe.
Mahfud MD meraih penghargaan Udayana Award dari Universitas Udayana, Bali. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam penegakan hukum yang berkeadilan secara konsisten.
Baca Juga: Anwar Usman Ajukan Gugatan ke PTUN, Minta Dibatalkan Pengangkatan Suhartoyo Sebagai Ketua MK
Jejak Karier Mahfud Md
- Guru Besar Fakultas Hukum UII Yogyakarta (sejak tahun 1984)
- Menteri Pertahanan RI (2000-2001)
- Menteri Kehakiman dan HAM (2001)
- Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (2002-2005)
- Rektor Universitas Islam Kadiri (2003-2006)
- Anggota Komisi III DPR RI (2004-2006)
- Anggota Komisi I DPR RI (2006-2007)
- Anggota Komisi III DPR RI (2007-2008)
- Wakil Ketua Badan Legislatif DPR RI (2007-2008)
- Ketua Mahkamah Konstitusi (2008-2013)
- Menko Polhukam (2018-2024)
Sebagai calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD bersama Ganjar Pranowo memiliki visi untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat Indonesia, terutama di bidang hukum.
Artikel Terkait
Mahfud MD: Tak Boleh Ada Pelanggaran HAM di Negara Ini!
Antusiasme Rakyat Meningkat, PDIP Surabaya Yakin Ganjar Mahfud Menang Tebal
Ganjarian Spartan Swiss Siap Menangkan Ganjar-Mahfud
Dana Abadi Kesejahteraan Sosial Ganjar-Mahfud: Solusi Atasi Masalah Sosial, Pendidikan, dan Kesehatan
Apresiasi Mahfud MD Mundur, Ganjar: Sikap Integritas yang Patut Dicontoh Prabowo-Gibran