Kamis, 4 Juni 2026

Dana Abadi Kesejahteraan Sosial Ganjar-Mahfud: Solusi Atasi Masalah Sosial, Pendidikan, dan Kesehatan

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 30 Januari 2024 | 20:22 WIB
Pengamat Sosial Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa.  (MNI)
Pengamat Sosial Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa. (MNI)

NAWACITAPOST.COM - Capres dan cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, mengusung program dana abadi kesejahteraan sosial. Program inovatif ini mendapatkan apresiasi dari Pengamat Sosial Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa.

Herry menilai bahwa dana abadi tersebut memiliki potensi besar untuk mengatasi persoalan kompleks seperti kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.

Menurut Herry, program dana abadi kesejahteraan sosial adalah langkah antisipatif dan prediktif yang mampu membaca perubahan serta tingkat kompleksitas masalah sosial, tidak hanya pada masa sekarang, tetapi juga di masa mendatang.

Baca Juga: 3 Anggota TNI yang Bertugas di Perbatasan Diamankan Malaysia, Kapendam: Hanya Miskomunikasi

"Soal dana abadi kesejahteraan sosial Ganjar-Mahfud ini terbilang program antisipatif dan prediktif terhadap situasi sekaligus kompleksitas masalah sosial hingga di masa mendatang," kata Herry, Selasa (30/1/2024).

Menurut Herry, persoalan sosial seringkali menjadi pemicu masalah pendidikan dan kesehatan, sehingga pendekatan holistik menjadi sangat diperlukan. Dana abadi kesejahteraan sosial dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam memetakan persoalan sosial dari sisi anggaran.

Dengan demikian, program ini dapat dioperasionalkan dalam bentuk program dan kebijakan nyata. "Fakta sosiologisnya, masalah itu muncul begitu saja dengan tingkat kerumitan yang tidak bisa diprediksi. Adanya anggaran abadi setidaknya bisa menyelesaikannya," ujar Herry.

Baca Juga: Isu Mesin Penyedot Pasir Ilegal Yang Diduga Telah Diurus Pemiliknya Ternyata Hoax

Herry juga menekankan pentingnya optimalisasi program-program lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, dan distribusi bantuan pangan beras dari pemerintah. Meskipun program-program ini sudah berjalan, evaluasi terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

"PKH, sembako, dan bantuan beras masih harus dievaluasi. Adanya anggaran abadi sebagai opsi untuk memberikan perlindungan sosial yang lebih luas bagi masyarakat rentan dan miskin," pungkasnya.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini