nasional

Rekor Dunia! Sapi Termahal Dilelang di Brasil, Segini Harganya  

Kamis, 5 Juni 2025 | 11:29 WIB
Viatina-19 FIV Mara Moveis, jadi sapi termahal di dunia. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Sebuah sapi di Brasil telah mencetak rekor dunia. Sapi tersebut dilelang dengan harga yang sangat mahal. Bernama Viatina-19 FIV Mara Moveis, sapi ini terjual seharga USD 4 juta atau sekitar Rp 65 miliar.

Nilai fantastis tersebut menjadikannya tiga kali lebih mahal dari rekor sebelumnya menurut Guinness World Records. Berat tubuhnya mencapai 1.100 kilogram, dua kali lebih berat dibanding rata-rata sapi dewasa dari jenis yang sama.

Penampilannya juga mencolok, tubuhnya besar dan seputih salju. Untuk menjaga keamanan, pemiliknya menyediakan kamera pengawas dan penjaga bersenjata. Bahkan di pinggir jalan raya, dua papan iklan dipasang untuk mempromosikan Viatina-19 sekaligus mengundang masyarakat datang melihat langsung hewan luar biasa ini.

Brasil dikenal sebagai negara dengan industri peternakan yang sangat besar, memiliki lebih dari 230 juta ekor sapi. Dari jumlah itu, sekitar 80 persen adalah sapi jenis Zebu, subspesies yang berasal dari India.

Citramaja City adalah pilihan hunian yang tepat untuk keluarga masa kini, karena fasilitasnya lengkap, lingkungan hijau, dan akses strategis. (Instagram)

Viatina-19 sendiri berasal dari ras Nelore, yang dikhususkan untuk produksi daging. Ras ini populer di Brasil karena daya tahan tubuhnya dan efisiensi pertumbuhan otot.

Meski ilmuwan iklim menyarankan pengurangan konsumsi daging sapi karena dampaknya terhadap lingkungan, peternakan tetap menjadi salah satu sektor ekonomi penting bagi Brasil. Peternak seperti pemilik Viatina-19 berupaya menciptakan sapi dengan genetika terbaik, bukan untuk disembelih, melainkan untuk dikembangkan secara reproduktif.

Sperma dan sel telur dari sapi elit ini diekstraksi, diproses menjadi embrio, lalu ditanamkan pada induk lain untuk melahirkan sapi-sapi unggul berikutnya. "Kami tidak menyembelih sapi elit. Kami mengembangbiakkannya. Dan pada akhirnya, akan memberi makan seluruh dunia," kata Ney Pereira, salah satu pemilik Viatina-19.

Harga fantastis yang dimiliki sapi ini berkaitan dengan kecepatan pertumbuhan ototnya, kesuburan, serta kemampuannya menurunkan sifat-sifat unggul kepada keturunannya. Selain itu, aspek lain seperti postur, kekuatan kuku, hingga perilaku juga menjadi pertimbangan para peternak dalam menilai kualitas seekor sapi.

Baca Juga: Heboh! Gibran Follow Akun Judi Online di Instagram, Setwapres Buru-buru Klarifikasi  

Bagi peternak yang ingin meningkatkan kualitas genetika ternak mereka, biaya untuk memperoleh satu sel telur Viatina-19 bisa mencapai USD 250.000. Menurut dokter hewan Lorrany Martins, Viatina-19 dianggap sebagai sapi paling sempurna yang pernah ada.
"Ia adalah yang paling mendekati sempurna. Ia sapi yang lengkap, memiliki semua karakteristik yang dicari semua pemilik," ujarnya.

Namun, di balik pencapaian itu, ada tantangan lingkungan yang terus mengintai. Pembukaan lahan untuk padang rumput di hutan Amazon serta emisi metana dari ternak menjadi kontributor signifikan terhadap perubahan iklim.

Perbaikan genetika untuk mempercepat usia pemotongan memang dianggap sebagai langkah positif. Namun, para ahli mengingatkan bahwa dampaknya tetap terbatas dalam skala besar.

Halaman:

Tags

Terkini