nasional

Mengenal 5 Pesawat Terbesar di Dunia, Nomor Tiga Menjadi Alat Transportasi Presiden AS

Senin, 28 April 2025 | 11:13 WIB
Airbus A380 dikenal sebagai pesawat penumpang terbesar di dunia. (X)

Boeing 747-8 adalah varian terbaru dari keluarga Boeing 747 yang legendaris. Pesawat ini memiliki panjang 76,3 meter dan mampu menampung lebih dari 600 penumpang dalam konfigurasi ekonomi. Boeing 747-8 tidak hanya digunakan untuk penerbangan komersial, tetapi juga tersedia dalam versi kargo yang sangat populer karena efisiensinya dalam mengangkut muatan berat.

Keunggulan dari Boeing 747-8 terletak pada peningkatan efisiensi bahan bakar dan kapasitas angkut dibandingkan pendahulunya. Selain itu, pesawat ini juga berperan dalam misi diplomatik, termasuk digunakan sebagai basis untuk Air Force One, pesawat kepresidenan Amerika Serikat.

4. Lockheed C-5M Super Galaxy

Lockheed C-5M Super Galaxy merupakan salah satu pesawat angkut militer terbesar di dunia. Digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, pesawat ini memiliki panjang 75,3 meter dan dapat mengangkut lebih dari 120 ton kargo. C-5M Super Galaxy dilengkapi dengan sistem kargo canggih yang memungkinkan bongkar muat barang berat dilakukan dengan cepat dan efisien.

Dengan kapasitas bahan bakar yang besar, pesawat ini mampu menempuh jarak jauh tanpa harus sering mengisi ulang. Selain itu, kemampuannya untuk mendarat di landasan pacu yang tidak sempurna membuatnya sangat berguna untuk misi kemanusiaan dan operasi militer di daerah terpencil.

5. Stratolaunch

Baca Juga: Pewarna Indonesia Rayakan Paskah 2025 dengan Semangat Go Green  

Stratolaunch adalah pesawat dengan lebar sayap terbesar yang pernah dibuat, mencapai 117 meter. Pesawat ini memiliki dua badan utama dan ditenagai oleh enam mesin yang diambil dari Boeing 747. Stratolaunch dirancang untuk meluncurkan roket ke orbit dari ketinggian, dengan tujuan mengurangi biaya dan meningkatkan fleksibilitas peluncuran satelit.

Meskipun penggunaannya masih terbatas, pesawat ini memperlihatkan potensi besar dalam mendukung industri antariksa. Dengan metode peluncuran dari udara, Stratolaunch diharapkan mampu menjadi alternatif lebih hemat biaya dibandingkan peluncuran tradisional dari darat. Masa depan proyek ini masih penuh tantangan, namun tetap menawarkan prospek inovatif dalam eksplorasi luar angkasa.

 

Halaman:

Tags

Terkini