NAWACITAPOST.COM — Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial atau yang biasa dikenal dengan sebutan BPJS adalah badan penyelenggara yang dibentuk oleh pemerintah untuk menyelenggarakan program jaminan sosial di Indonesia.
Informasi yang dihimpun wartawan Nawacitapost.com, BPJS memiliki dua cabang, yaitu BPJS Kesehatan (Jaminan Kesehatan Nasional/JKN) yang fokus pada jaminan Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang fokus pada jaminan sosial bagi pekerja/buruh.
Selain itu, BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan nasional yang wajib diikuti oleh seluruh masyarakat negara Indonesia. Tujuannya adalah memberikan akses pelayanan kesehatan yang layak bagi semua masyarakat.
Baca Juga: Rincian Dana Desa yang Diterima Kabupaten Kediri TA 2025, Yuk Intip Desamu
Di bawah BPJS Kesehatan, terdapat juga beberapa program seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang memberikan manfaat seperti pelayanan kesehatan tingkat pertama, rujukan lanjutan, persalinan, dan ambulans.
Perlu diketahui pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Kesehatan dilakukan secara mandiri atau melalui pengusaha/perusahaan yang berstatus sebagai pekerja/buruh.
Namun demikian masih banyak perusahaan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang diperkirakan masih belum mendaftarkan pekerjaannya ke BPJS Kesehatan Cabang Kediri.
Baca Juga: Terkait dengan Dua Paslon Saling Klaim Menang, Ini Pendapat Guru Besar Uniska Kediri
Menurut Tutus Novita Dewi Kepala Cabang (Kacab) BPJS Kesehatan Kediri per 1 April 2025 tercatat sekitar 561 perusahaan yang terdaftar di BPJS Kesehatan Cabang Kediri.
"Perusahaan di Kabupaten Nganjuk yang terdaftar di BPJS Kesehatan Cabang Kediri per 1 April 2025 ada 651 perusahaan," kata Tutus Novita Dewi ketika dikonfirmasi wartawan Nawacitapost.com, di kantor BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Jalan Hasanudin Nomor 57, Dandangan, Kecamatan / Kota Kediri, Jawa Timur, pada Selasa (22/4/2025).
Ketika dikonfirmasi 561 perusahaan yang terdaftar tersebut perusahaan mana saja, Tutus Novita Dewi mengatakan data tersebut masuk data yang dikecualikan, kecuali sudah masuk di pengadilan.
Baca Juga: Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Salah Satu Desa di Purwoasri Kediri Gelar Lomba-lomba
"Jadi data 561 perusahaan yang terdaftar di BPJS Kesehatan Cabang Kediri adalah masuk data yang dikecualikan, kalaupun BPK meminta data tersebut juga harus ke kantor pusat BPJS," terang Kacab BPJS Kesehatan Kediri yang akrab disapa Tutus.
Artikel Terkait
Akibat Jembatan Brantas Berlubang, Sudah 2 hari Kemacetan Terjadi Diseputaran Mengkreng, Kediri
Wartawan PT MNI Datangi Kantor LPK RI BAI DPD Kediri, Ini yang Jadi Topik Pembahasan
Manfaat Fingerprint Belum Maksimal, SD Negeri di Nganjuk Dapat Instruksi Lagi Pengadaan Fingerface
Dibalik Pengadaan Alat Absensi di Sejumlah SDN Kabupaten Nganjuk Diduga Ada Permainan
Tingkatkan Kualitas Baca Al-Qur'an, Korwil Pendidikan Kecamatan Kota Nganjuk Adakan Tahsin Al-Qur'an