NAWACITAPOST.COM - Paus Fransiskus akan diabadikan sebagai nama stadion baru klub sepak bola Argentina, San Lorenzo, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada pemimpin Gereja Katolik tersebut. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Presiden San Lorenzo, Marcelo Moretti, setelah kabar wafatnya Paus Fransiskus pada usia 88 tahun.
Stadion baru yang akan dibangun di Av La Plata itu akan diberi nama Stadion Paus Fransiskus. Marcelo Moretti menyampaikan rencana tersebut lewat surat terbuka yang juga untuk mengenang hubungan personalnya dengan Paus.
Ia menegaskan bahwa stadion masa depan tersebut akan menyandang nama Paus dan penghormatan akan dilakukan dalam waktu dekat. "Stadion masa depan akan menyandang namanya dan akan ada penghormatan," katanya.
Ia mengisahkan kunjungannya kepada Paus pada September 2024, di mana ia membawa hadiah-hadiah dari klub dan meminta izin agar stadion baru dinamai sesuai dengan nama Paus. "Tanggapannya diterima dan dia melakukannya dengan penuh emosi," ungkapnya.
Pada saat itu, Paus juga menandatangani kaus klub yang kini disimpan sebagai kenang-kenangan penting dan nantinya akan dipajang di aula utama stadion. Presiden klub juga menyebut bahwa kontak terakhirnya dengan Paus terjadi sebulan sebelum wafatnya, ketika ia mengirim surat dan menerima balasan pada 1 April.
"Paus akan selalu ada di hati kita," ujarnya.
San Lorenzo juga merilis video perpisahan berjudul "Bersama untuk selamanya", yang memperlihatkan momen-momen emosional kebersamaan Paus Fransiskus dengan klub sepanjang hidupnya. Narasi dalam video menekankan bagaimana kecintaan Jorge Mario Bergoglio kepada San Lorenzo tidak pernah pudar, dari masa kecilnya hingga menjadi Paus.
Ia pertama kali jatuh cinta pada klub ini pada usia sembilan tahun, saat menyaksikan tim hebat tahun 1946 di stadion lama, Viejo Gasómetro. Setelah menjadi imam dan kemudian Kardinal, ia tetap mengikuti perkembangan klub.
Walaupun sebagai Paus ia tak lagi menonton langsung pertandingan, ia tetap menunjukkan kecintaan kepada klub tersebut. Setiap kali melihat simbol atau seragam San Lorenzo, senyuman selalu menghiasi wajahnya. Beberapa kaus San Lorenzo bahkan dipajang di Vatikan selama masa kepausannya.
Baca Juga: Paus Fransiskus Tutup Usia, Ini 7 Tempat yang Dikunjungi Selama di Indonesia
Tidak lama setelah menjabat sebagai Paus, San Lorenzo menjuarai Copa Libertadores untuk pertama kalinya. Ia menerima para pemain secara langsung di Vatikan, memperlihatkan kedekatan yang tak terputus antara dirinya dan klub masa kecilnya. "San Lorenzo adalah bagian dari identitas budaya saya," katanya.
Lionel Messi juga menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya Paus melalui unggahan di Instagram. "RIP Paus Fransiskus. Terima kasih telah membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Kami akan merindukanmu," tulisnya disertai foto dirinya bersama Paus.
Halaman resmi San Lorenzo turut memajang foto besar Paus Fransiskus di bawah lambang klub dengan tulisan "Selamat tinggal selamanya, Bapa Suci!"