Sementara itu, iket modern mengalami berbagai penyesuaian dengan perkembangan mode. Contohnya adalah Iket Maung Leumpang, Candra Sumirat, Praktis Parekos, Batu Kincir, Makuta Wangsa, dan Manca Putra. Iket modern dibuat lebih praktis dengan bentuk yang sudah dijahit sehingga mudah dikenakan.
Baca Juga: Atasi Kemacetan di Puncak, Dedi Mulyadi Liburkan Angkot Selama Lebaran
Penggunaan iket Sunda oleh Dedi Mulyadi menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya leluhur. Lebih dari sekadar simbol, iket merupakan manifestasi dari nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Sunda, seperti kebijaksanaan, kesopanan, dan fokus pada tujuan hidup.