nasional

Kuota Terbatas, Masjid Istiqlal Buka Pendaftaran Iktikaf Selama 10 Malam Terakhir Ramadan  

Kamis, 20 Maret 2025 | 15:23 WIB
Masjid Istiqlal buka 24 jam selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Ramadan telah memasuki 10 malam terakhir, sebuah periode yang diyakini sebagai waktu penuh berkah bagi umat Islam. Masjid Istiqlal, sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara, mengambil langkah khusus dengan menetapkan jam operasional selama 24 jam mulai Kamis, 20 Maret 2025.

Kebijakan ini memungkinkan umat muslim untuk lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah, terutama bagi mereka yang ingin melaksanakan iktikaf. Dalam pengumuman yang disampaikan melalui akun Instagram resmi Badan Pengelola Masjid Istiqlal, disebutkan bahwa pada hari-hari biasa, masjid ini beroperasi mulai pukul 03.00 hingga 23.00 WIB.

Namun, khusus dalam 10 malam terakhir Ramadan, masjid akan dibuka tanpa jeda untuk menampung lebih banyak jemaah yang ingin memperbanyak ibadah di penghujung bulan suci.

Iktikaf merupakan salah satu ibadah yang banyak dilakukan umat muslim pada malam-malam terakhir Ramadan. Ibadah ini berupa berdiam diri di dalam masjid dengan niat beribadah kepada Allah, baik melalui salat malam, membaca Al-Qur'an, maupun doa dan dzikir.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Instagram)

Dengan kebijakan baru ini, jemaah dapat lebih leluasa untuk melaksanakan ibadah tanpa batasan waktu operasional masjid. Masjid Istiqlal secara terbuka mengundang umat muslim untuk memanfaatkan fasilitas dan kesempatan ini.

Dalam pengumuman resminya, pengelola masjid menyatakan bahwa kegiatan iktikaf dan qiyamullail di Masjid Istiqlal dapat diikuti oleh siapa saja.

"Kegiatan iktikaf dan qiyamullail di Masjid Istiqlal terbuka dan dapat diikuti bagi seluruh umat muslim, insyaallah akan dilangsungkan selama 10 hari terakhir Ramadan, silakan datang. Semoga Allah memudahkan seluruh niat baik dan upaya kita dalam memaksimalkan ibadah di bulan suci Ramadan," demikian pernyataan yang disampaikan melalui akun Instagram resmi Masjid Istiqlal.

Namun, bagi jemaah yang ingin menjalani iktikaf secara penuh selama 10 hari tanpa pulang-pergi atau menginap, pengelola masjid menetapkan kuota khusus. Masjid Istiqlal menetapkan kuota iktikaf hanya untuk 300 orang, yang terdiri dari 150 laki-laki dan 150 perempuan. Pembatasan ini diberlakukan guna menjaga kenyamanan dan keamanan jemaah selama beribadah di lingkungan masjid.

Baca Juga: 5 Jenis Kurma yang Baik untuk Gula Darah, Nomor Satu Kesukaan Nabi Muhammad SAW  

Dengan kebijakan ini, Masjid Istiqlal menjadi salah satu pusat ibadah yang siap menampung dan melayani umat muslim dalam menggapai keberkahan Ramadan. Diharapkan, langkah ini dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk memaksimalkan ibadah mereka, terutama di malam-malam yang diyakini penuh dengan kemuliaan.

Tags

Terkini