nasional

Gerakan Doa Bersama FGBMFI & JDN Membuahkan Hasil Bagi Indonesia

Jumat, 22 Desember 2023 | 07:09 WIB
Gong Transformasi Gerakan Doa Bagi Bangsa di Indonesia dimulai pada tanggal 13 Februari 2003. Pemimpin Gereja Aras Nasional, Ketua-Ketua Sinode, Para Pengusaha, Para Pendeta dan Gembala Sidang (Gong Transformasi)

Gong Transformasi, Memasuki Indonesia Baru

Api Doa semakin menggelora dan menjalar terus dari gereja-gereja dipelosok tanah air. Gerakan Doa Bagi Bangsa terus membara, Dunia melihat Indonesia adalah teladan, suatu negara dengan penduduk Muslim yang mendominasi, tetapi tercipta kerukunan antar umat beragama. Api Doa Bagi Bangsa selain membawa Kesatuan Tubuh Kristus, dengan semakin akrabnya hubungan antara Pimpiman Gereja Aras Nasional, Sinode-sinode gereja bertumbuh pesat menjangkau jiwa-jiwa.

Maka Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan World Prayer Assembly 2012 di Gelora Bung Karno. Jemaat gereja tersulut api doa sekitar 120.000 orang memenuhi Stadion Senayan Jakarta. Dan pada saat yang sama ada 378 kota di Indonesia mengadakan Doa Bagi Bangsa Indonesia dan untuk Dunia. Sangat dirasakan campur tangan Allah Bapa, tidak mudah karena untuk menggerakkan ratusan kota kalau bukan Tuhan pasti tidak akan terjadi. Tuhan mau anak-anakNYA dari berbagai kota-kota menyelenggarakan Doa Kesatuan.

Baca Juga: 5 Isu Ekonomi dalam Debat Cawapres yang Ditunggu Publik, Mulai dari Jaminan Pendapatan hingga Masalah Pinjol

Situasi Indonesia pada tahun 2012 belum sebaik saat ini, kejadian luar biasa muncul saat Joko Widodo menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan menjadi presiden tahun 2014. Api Doa yang terus dijaga oleh FGBMFI bersama JDN dengan menyelenggarakan doa 14.14.14.

Saat itu belum tahu siapa yang menjadi calon presiden maupun wakil presiden. Doa Indonesia Baru diselenggarakan tanggal 14 Februari 2014 temanya INDONESIA BARU 14.14.14. Para pemimpin berdoa untuk Indonesia baru. Kegiatan ini diawali tahun 2013 bahwa ada penglihatan di Jakarta akan ada kerusuhan seperti yang dialami tahun 1998, menurut penglihatannya bukan cuma Jakarta tapi banyak kota-kota lain di Indonesia yang akan mengalami kerusuhan. Sebagai pendoa, tentunya menghadapi hal yang seperti ini tidak boleh diam, perlu ditanggapi.

Apalagi ada peneguhan dari hamba-hamba Tuhan. Memperhatikan juga waktu itu akan ada Pemilu 2014, beberapa pendapat mengatakan tahun politik bisa saja terjadi pertumpahan darah. Berdasarkan situasi kondisi tersebut diselenggarakan doa INDONESIA BARU 14.14.14.

Baca Juga: 3 Kuliner Legendaris di Jalur Sumbu Filosofi Yogyakarta

Terhadap penglihatan ini disebut Profetik kondisional artinya bahwa suatu rancangan Tuhan bisa diubah sebagaimana contoh Ketika Nabi Yesaya datang kepada Hizkia (2 Raja 20:1-11) dan mengatakan kepada Hizkia kamu sakit dan tidak akan sembuh lagi tapi ketika Hizkia menghadap dinding berdoa, menceritakan apa yang sudah dilakukan dan menangis di hadapan Tuhan, maka terjadi perubahan sehingga umur Hizkia diperpanjang 15 tahun. Demikian pula kisah Kota Niniwe yang harusnya dihancurkan (Yunus 3: 1- 10).

Jaringan Doa Nasional menginisiasi doa puasa Ester setiap bulan sepanjang tahun 2014. Pada setiap tanggal 14 jam 14 selama 5 menit, seluruh gereja dan umat Tuhan berdoa untuk bangsa. Mengadakan Doa Pujian dan Penyembahan 24 jam. Hasil dari kegerakan INDONESIA BARU 14.14.14. adalah Presiden terpilih yang terbaik membuat Indonesia seperti sekarang ini dikenal oleh bangsa-bangsa dengan perekonomian yang bagus dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan pembangunan di mana-mana.

Suatu yang sangat luar biasa ada seorang presiden yang terpilih yang berdasarkan hasil doa. Secara pribadi, pendeta Tony Mulia mengatakan yang hebat bukan presidennya, namun yang hebat adalah Tuhan Yesus yang memilih Presiden yang sekarang ini ada.

Baca Juga: Mensos Risma Soroti Kondisi Pasien Katarak di Pulau Buru

Saya mengagungkan Tuhan yang luar biasa memilih Presiden yang bisa bekerja sangat luar biasa dihadapan Tuhan. Jadi setelah 20 tahun berlalu Indonesia sejak Gong Transformasi dinyatakan. Indonesia betul-betul menjadi negara Indonesia yang baru karena ada Tuhan Yesus.

Gong Transformasi, Gerakan Indonesia Menyembah

Gerakan Doa Bagi Bangsa terus membara di JDN maupun FGBMFI, Api Doa semakin menggelora dan menjalar terus dari gereja-gereja dipelosok tanah air. Namun akhir-akhir ini pasca pandemi yang berkepanjangan dan memasuki tahun politik 2024 kegelisahan yang sama timbul diantara kedua pemimpin.

Halaman:

Tags

Terkini