NAWACITAPOST.com - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo telah menginisiasi berbagai program progresif di Jawa Tengah, terutama terkait dengan pendidikan.
Salah satu program Ganjar yang cukup terkenal adalah insentif untuk guru ngaji dan guru keagamaan. Insentif tersebut sebagai bentuk penghargaan bagi mereka yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan moralitas masyarakat.
"Mas Izudin ini salah satu penerima insentif guru ngaji selama Ganjar Pranowo menjadi Gubernur Jateng. Bersama 211 ribu guru keagamaan lain, beliau menerima insentif satu tahun Rp1,2 juta," kata Ganjar dalam Instagram pribadinya, dikutip Selasa (19/12/2023).
Baca Juga: Nikmat Tuhan Mana yang Kamu Dustakan: Air Terjun Dua Warna Sibolangit Bikin Gagal Move On
Ganjar berjanji akan memperluas program-program yang memberdayakan sektor pendidikan tersebut. Selain itu, ia juga menjanjikan akan menambah besaran anggaran insentif yang diterima guru ngaji.
"InsyaAllah program insentif guru ngaji dan guru keagamaan ini akan kita perluas seluruh Indonesia dengan nominal yang lebih besar. Yaitu Rp12 juta setahun," kata Ganjar.
Program insentif guru ngaji dan guru keagamaan merupakan langkah positif untuk menghargai peran penting mereka dalam membentuk nilai-nilai moral dan spiritualitas di masyarakat.
Baca Juga: Explorasi Keajaiban Alam Pantai Lhok Mee, Spot Foto Tersembunyi di Aceh
Dengan memperluas program ini ke seluruh Indonesia dan meningkatkan nominalnya, diharapkan dapat memberikan dorongan yang besar bagi pendidik agama dalam menjalankan tugas mereka dengan lebih baik.
"Maturnuwun Mas Izudin dan warga Desa Bojasari Wonosobo. InsyaAllah silaturahmi ini akan menghadirkan manfaat yang besar. Yang penting tetap jaga persaudaraan dan kerukunan," kata Ganjar.