“Masih banyak pengidap katarak yang membiarkan penyakitnya, karena faktor biaya dan ngeri mendengar kata operasi,” kata Mensos Tri Rismaharini. Padahal operasi katarak tergolong operasi ringan, singkat dan nyaris tidak menimbulkan komplikasi.
Katarak adalah suatu kondisi ketika lensa mata menjadi keruh dan berkabut sehingga mengganggu penglihatan. Operasi katarak akan mengangkat lensa mata yang keruh tersebut sehingga penglihatan pasien akan jelas dan terang kembali.
Meskipun operasi katarak tergolong operasi ringan, dalam kenyataannya banyak persoalan sosial yang muncul sehingga Kementerian Sosial kemudian turun tangan. Misalnya saja, banyak pengidap katarak yang lokasinya jauh dari perkotaan terutama mereka yang bermukim di luar Jawa. Karena itulah pengidap katarak lebih dulu dibawa ke Balai Kementerian Sosial yang tersebar di berbagai daerah selama beberapa hari, sebelum operasi dilakukan.
“Kemensos membantu mulai dari penjemputan calon pasien, penginapan di Balai Kemensos hingga diantar kembali ke tempat asal,” kata Mensos Tri Rismaharini.
“Pasien yang sudah dioperasi, penglihatannya akan jelas dan terang kembali sehingga bisa produktif seperti sedia kala,” kata Mensos, berterima kasih.
Sementara itu, kehadiran Menteri Sosial Tri Rismaharini di RSUD Dr. Iskak Tulungagung membuat paramedis di rumah sakit tersebut gembira. Mereka merasa terhormat tatkala seorang menteri datang secara khusus untuk menyaksikan program kerja sama antara Kemensos dan RSUD dr. Iskak dalam kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis. Tidak sekedar menyaksikan, tetapi Mensos Tri Rismaharini juga menyapa satu persatu dokter dan tenaga medis yang terlibat dalam operasi, serta mengucapkan terima kasih atas peran serta mereka.
Supandi (88), seorang pasien operasi katarak asal Desa Banjarsasri Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung mengatakan, katarak yang dideritanya selama 10 tahun terakhir, cukup menganggu aktivitasnya sehari-hari sebagai buruh tani.
"Saat saya mengambil rumput, banyak rumput yang tidak terlihat. Melihat orang tidak jelas, bahkan mencangkul juga harus hati-hati," tuturnya menceritakan kesulitannya yang dialaminya.