nasional

Gelora Mensos untuk KPM Bansos di HUT PENA

Sabtu, 11 November 2023 | 19:26 WIB
Gelora Mensos untuk KPM Bansos di HUT PENA. Foto: Kemensos.



“Setelah diberikan streamer itu produksinya jadi naik banyak. Awalnya produksi itu hanya 3.000 – 4.000 bibit jamur per bulan. Setelah dapat streamer bisa dapat 8.000 hingga 9.000,” jelasnya.





Selain Fifit, ada Rifki Adnan Syarif yang merupakan penyandang disabilitas tuna netra low vision dengan jarak pandang dua meter. Saat ini, ia sedang mengikuti rehabilitasi sosial di Unit Pelaksana Teknis Kemensos di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi. Di sanalah ia mendapatkan pelatihan barista hingga memiliki usaha beromset Rp32 juta per bulan.





“Saya bermula dari tidak mengerti apa-apa, dari tidak tau cara mengoperasikan mesin hingga saya bisa mandiri seperti saat ini,” katanya.





Rifki mengatakan ia tidak ingin para pelanggannya membeli produknya karena rasa kasihan. Dengan pemikiran itu, ia selalu memacu dirinya untuk terus meningkatkan kemampuan diri. Menurutnya, seorang pengusaha harus memiliki pemikiran untuk terus berkarya dan tidak boleh berhenti belajar, serta tidak boleh bergantung dari orang lain.





Sementara itu, PENA telah memberikan banyak kesempatan bagi para KPM yang ingin meningkatkan usahanya. Secara rutin, PENA memberikan berbagai workshop kepada para KPM baik secara online maupun offline. Para KPM dapat menimba ilmu di siaran PENA TV yang dapat diakses melalui youtube, zoom, dan media sosial lainnya. Para KPM diberikan kesempatan untuk mengikuti workshop literasi Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan, pengembangan usaha, teknik pengolahan makanan, serta seminar dan konsultasi pengemasan oleh Tatarupa Nusantara.


Halaman:

Tags

Terkini