NAWACITApost.com - Belakangan ini di media sosial sedang ramai penggunaan emoji semangka sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap Palestina.
Sejarah penggunaan semangka sebagai simbol protes oleh warga Palestina pada tahun 1960-an adalah salah satu faktor penting yang menjadikannya simbol solidaritas.
Pada saat itu, tahun 1967 Israel melarang pengibaran bendera Palestina saat perang enam hari antara Israel dengan negara tetangga yakni Mesir, Suriah, dan Yordania dan semangka digunakan sebagai alternatif untuk mengungkapkan nasionalisme Palestina.
Para demonstran membawa irisan semangka sebagai pengganti bendera Palestina dalam protes mereka terhadap pendudukan Israel di Tepi Barat dan Gaza.
Selain itu, semangka juga memiliki konotasi budaya yang kuat di wilayah Levantine, termasuk Palestina. Makanan seperti "fatet ajer" yang menggunakan semangka mentah, terong, paprika, dan tomat, yang dipanggang dan direbus, kemudian disajikan di atas roti pipih dengan minyak zaitun.
Semangka juga mewakili warna bendera Palestina. Mulai dari buah berwarna merah, kulitnya yang hijau-putih, dan bintik bijinya berwarna hitam. Karena latar sejarah dan budayanya inilah, maka semangka dijadikan simbol solidaritas untuk Palestina.
Ketika emoji semangka ditambahkan pada keyboard pada tahun 2015, hal ini memberikan representasi visual yang jelas untuk Palestina. Oleh karena itu, emoji semangka sering digunakan dalam posting mengenai budaya, olahraga, dan politik Palestina di media sosial.