NAWACITAPOST.COM - Musisi legendaris Iwan Fals menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (3/2/2025) malam.
Dalam kesempatan itu, ia hadir didampingi sang istri, Rosana Listanto, serta kuasa hukumnya, Andhika.
Meski tidak memberikan banyak pernyataan, pemeriksaan tersebut diketahui berkaitan dengan laporan yang telah masuk sejak 2021.
Kuasa hukum Iwan Fals, Andhika, mengungkapkan bahwa kliennya mendapat 16 pertanyaan dari penyidik selama pemeriksaan berlangsung.
"Om Iwan datang untuk memenuhi panggilan penyidik guna memberikan klarifikasi. Alhamdulillah, semua keterangan sudah diberikan. Selanjutnya, kita tunggu perkembangan lebih lanjut," ujarnya.
Kasus ini diduga berkaitan dengan laporan yang dibuat oleh Indra Bonaparte, salah satu pendiri Orang Indonesia (Oi).
Baca Juga: Presiden Prabowo Perintahkan Pengecer Tetap Bisa Jual Gas LPG 3 Kg
Indra menuduh sejumlah pihak, termasuk Rosana Listanto, terlibat dalam dugaan pemalsuan dokumen organisasi Oi.
Kuasa hukum Indra, Kamarudin Simanjuntak, menyatakan bahwa Rosana diduga ikut serta dalam pembuatan dokumen yang dianggap bermasalah.
"Pihak yang diduga terlibat dalam pembuatan akta palsu adalah RL bersama notarisnya," ungkap Kamarudin saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2022).
Permasalahan ini bermula saat Indra Bonaparte, Iwan Fals, dan dua orang lainnya meresmikan Oi sebagai organisasi masyarakat berbadan hukum.
Namun, pada 2017, nama Indra Bonaparte secara tiba-tiba muncul dalam dokumen resmi sebagai Ketua Pengawas Oi, tanpa sepengetahuannya.
"Pada 2017, klien saya, Indra, mendapati dirinya tercantum sebagai Ketua Pengawas tanpa pernah merasa dilibatkan. Dokumen ini sudah masuk dalam arsip negara, dan kami menduga adanya pemalsuan," jelas Kamarudin.
Dokumen yang dimaksud adalah Surat Keputusan (SK) dari Menteri Hukum dan HAM, yang mengesahkan status badan hukum Oi.
Artikel Terkait
Melindungi Generasi Muda, Polda Metro dan KPAI Ungkap Kasus Eksploitasi Digital
Polres Blitar Kota Berhasil Mengungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba dan Curanmor
Komisi B Desak PDAM Surya Sembada Perkuat Sistem Keamanan Pasca Kasus Penipuan
Kasus Judi Online, Adi Kurniawan Minta Budi Arie Mundur dari Jabatan Menteri Koperasi
AJI Catat 73 Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Sepanjang 2024, Ada yang Dibunuh!