Kamis, 4 Juni 2026

Ignasius Jonan Jalani Operasi 4-Bypass Jantung di Singapura  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 3 Februari 2025 | 14:22 WIB
 Ignasius Jonan (X)
Ignasius Jonan (X)

NAWACITAPOST.COM - Ignasius Jonan mengejutkan banyak orang dengan unggahan di akun Instagram pribadinya. Foto dirinya di atas kursi roda, berada di sebuah rumah sakit, menarik perhatian publik.

Banyak yang bertanya-tanya mengenai kondisinya. Tidak ada keterangan detail mengenai penyakit yang dideritanya dalam unggahan tersebut, tetapi jelas terlihat ia baru saja menjalani perawatan medis yang serius.

Pertanyaan mengenai penyakitnya semakin banyak bermunculan. Untuk memastikan, pesan singkat pun dikirim kepadanya. Tidak lama kemudian, ia memberikan jawaban.

Jonan mengungkapkan bahwa ia baru saja menjalani operasi bypass jantung empat pembuluh darah di Farrer Park Hospital, Singapura, pada 19 Januari dan keluar rumah sakit delapan hari kemudian. Jika semuanya berjalan lancar, ia berencana kembali ke Jakarta.

Citramaja City adalah pilihan hunian yang tepat untuk keluarga masa kini, karena fasilitasnya lengkap, lingkungan hijau, dan akses strategis. (Instagram)

“Saya menjalani 4-bypass jantung. Di Farrer Park Hospital, Singapura. Pada 19 Januari yang lalu dan keluar rumah sakit pada 27 Januari. Apabila semuanya ok saya berencana kembali ke Jakarta Senin sore," tulis Jonan.

Operasi ini dilakukan bukan karena gejala yang ia rasakan, melainkan atas dasar kehati-hatian. Keputusan Jonan untuk memeriksakan jantungnya berawal dari pengalaman kehilangan dua adiknya yang meninggal mendadak.

Salah satu adiknya bahkan wafat saat bersepeda pagi, kondisi yang mengingatkannya pada kepergian staf khususnya ketika ia masih menjabat sebagai Menteri ESDM. Menyadari faktor genetik yang berperan dalam penyakit jantung, ia memutuskan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Tes pertama yang dijalaninya adalah stress test jantung, sebuah prosedur di mana pasien harus berlari di atas treadmill hingga mencapai batas kemampuannya. Dari hasil tes tersebut, ditemukan indikasi adanya penyumbatan pada pembuluh darah jantung.

Baca Juga: AJI Catat 73 Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Sepanjang 2024, Ada yang Dibunuh!

Untuk memastikan lebih lanjut, ia menjalani kateterisasi, sebuah prosedur yang dapat menentukan tingkat penyumbatan dan apakah kondisi tersebut dapat ditangani dengan pemasangan ring atau membutuhkan tindakan operasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa penyumbatan yang dialami Jonan sudah mencapai 90 persen.

Tidak mungkin lagi ditangani dengan pemasangan ring, sehingga operasi bypass menjadi satu-satunya solusi. Dengan bantuan tim medis, termasuk Prof Maurice Choo sebagai ahli jantung dan Dr Wong Poo Sing sebagai ahli bedah toraks, operasi pun dilakukan. Prosedur ini berjalan dengan sukses, dan kini Jonan dalam masa pemulihan.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini