Minggu, 19 Juli 2026

Pecah Rekor! Harga Emas Antam Meroket Tembus Rp1.606 Juta Per Gram, Ini Penyebabnya

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Rabu, 22 Januari 2025 | 11:58 WIB
Harga Emas Antam Meroket Tembus Rp1.606 Juta Per Gram
Harga Emas Antam Meroket Tembus Rp1.606 Juta Per Gram

NAWACITAPOST.COM -  Harga emas batangan keluaran Logam Mulia (LM) Antam mengalami kenaikan signifikan pada Rabu (22/1/2025).

Emas dengan berat 1 gram kini dibanderol Rp1.606.000, naik Rp15.000 dibandingkan harga sehari sebelumnya, yakni Rp1.591.000 per gram.

Selain itu, harga buyback (pembelian kembali) emas Antam juga mengalami peningkatan.

Hari ini, harga buyback ditetapkan sebesar Rp1.454.000 per gram, naik Rp17.000 dari transaksi sebelumnya.

Harga emas terus mencatatkan tren kenaikan, didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).

Pada perdagangan Selasa (21/1/2025), harga emas melesat 2,27% dalam sehari, ditutup di level US$ 2.742,47 per troy ons, yang merupakan posisi tertinggi dalam hampir tiga bulan terakhir.

Baca Juga: Anemia Tinggi di DKI Jakarta, Apakah Bakso dan Seblak Jadi Penyebabnya? Ini Penjelasannya

Momentum penguatan ini berlanjut pada Rabu (22/1/2025), dengan harga emas tercatat berada di level US$ 2.743,31 per troy ons, naik tipis 0,03%.

Lonjakan ini didorong oleh melemahnya dolar AS dan meningkatnya kekhawatiran terhadap ketidakpastian ekonomi global, menjadikan emas sebagai pilihan utama aset aman.

Pelemahan dolar AS membuat harga emas menjadi lebih kompetitif di pasar global. Indeks dolar (DXY) turun ke level terendah tahun ini, 108,062, sehingga meningkatkan daya tarik logam mulia ini.

Citra Maja City menawarkan berbagai kemudahan untuk memiliki rumah impian. (Citra Maja)

Selain itu, spekulasi terkait kebijakan perdagangan AS, termasuk potensi tarif baru dari Presiden Donald Trump, semakin memperkuat permintaan emas.

Harga Emas Cetak Rekor Baru

Lonjakan harga ini memecahkan rekor tertinggi sebelumnya, yang tercatat pada Sabtu (17/1/2025) dengan harga Rp1.594.000 per gram.

Halaman:

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini