NAWACITAPOST.COM - Harga emas batangan keluaran Logam Mulia (LM) Antam mengalami kenaikan signifikan pada Rabu (22/1/2025).
Emas dengan berat 1 gram kini dibanderol Rp1.606.000, naik Rp15.000 dibandingkan harga sehari sebelumnya, yakni Rp1.591.000 per gram.
Selain itu, harga buyback (pembelian kembali) emas Antam juga mengalami peningkatan.
Hari ini, harga buyback ditetapkan sebesar Rp1.454.000 per gram, naik Rp17.000 dari transaksi sebelumnya.
Harga emas terus mencatatkan tren kenaikan, didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).
Pada perdagangan Selasa (21/1/2025), harga emas melesat 2,27% dalam sehari, ditutup di level US$ 2.742,47 per troy ons, yang merupakan posisi tertinggi dalam hampir tiga bulan terakhir.
Baca Juga: Anemia Tinggi di DKI Jakarta, Apakah Bakso dan Seblak Jadi Penyebabnya? Ini Penjelasannya
Momentum penguatan ini berlanjut pada Rabu (22/1/2025), dengan harga emas tercatat berada di level US$ 2.743,31 per troy ons, naik tipis 0,03%.
Lonjakan ini didorong oleh melemahnya dolar AS dan meningkatnya kekhawatiran terhadap ketidakpastian ekonomi global, menjadikan emas sebagai pilihan utama aset aman.
Pelemahan dolar AS membuat harga emas menjadi lebih kompetitif di pasar global. Indeks dolar (DXY) turun ke level terendah tahun ini, 108,062, sehingga meningkatkan daya tarik logam mulia ini.
Selain itu, spekulasi terkait kebijakan perdagangan AS, termasuk potensi tarif baru dari Presiden Donald Trump, semakin memperkuat permintaan emas.
Harga Emas Cetak Rekor Baru
Lonjakan harga ini memecahkan rekor tertinggi sebelumnya, yang tercatat pada Sabtu (17/1/2025) dengan harga Rp1.594.000 per gram.
Artikel Terkait
Film Horor 'Dark Nuns' Yang Dibintangi Song Hye Kyo Tayang Januari 2025, Simak Sinopsis dan Tanggalnya
Tiket Pre-Sale Film 'Dark Nuns' Song Hye Kyo Laris Manis Diserbu Netizen, Tayang di 160 Negara
Tidak Ada Libur Penuh Selama Ramadan 2025: Ini Aturan Lengkapnya
Diulas Media Tiongkok, Song Hye Kyo Blak-blakan Ungkap Penyebab Perceraian Dengan Song Jong Ki
Anemia Tinggi di DKI Jakarta, Apakah Bakso dan Seblak Jadi Penyebabnya? Ini Penjelasannya