Kamis, 4 Juni 2026

Thailand Legalkan Judi dan Kasino, Strategi Dongkrak Perekonomian

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Rabu, 15 Januari 2025 | 15:36 WIB
Thailand Legalkan Judi dan Kasino
Thailand Legalkan Judi dan Kasino

NAWACITAPOST.COM -  Pada Senin (13/1/2025), kabinet Thailand resmi menyetujui rancangan undang-undang kontroversial yang akan melegalkan perjudian di kompleks "hiburan."

Langkah ini bertujuan untuk mendongkrak sektor pariwisata dan menciptakan ribuan lapangan kerja baru.

Rancangan undang-undang ini memungkinkan pendirian kasino di dalam kompleks wisata yang dirancang menyeluruh, meliputi taman hiburan, taman air, hotel, dan pusat perbelanjaan.

Hingga saat ini, perjudian di Thailand hanya diizinkan dalam bentuk perlombaan kuda yang dikelola pemerintah dan lotere resmi, meski perjudian ilegal secara diam-diam sudah tersebar luas.

"Tujuan utama dari undang-undang ini adalah meningkatkan pendapatan negara, mendorong investasi, serta memberantas aktivitas perjudian ilegal," ujar Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra, dikutip dari AFP.

Baca Juga: Keren! Pulau Sumba Jadi Destinasi Wisata Terbaik Yang Wajib Dikunjungi di 2025, Ini Keistimewannya

Setelah disetujui, rancangan ini akan diserahkan ke Kantor Dewan Negara untuk penyusunan lebih lanjut sebelum diajukan ke parlemen. Proses legislasi ini diperkirakan memakan waktu beberapa bulan.

Sejak pandemi Covid-19 memukul sektor pariwisata, Thailand gencar meluncurkan berbagai inisiatif untuk menarik lebih banyak wisatawan, termasuk pelonggaran visa bagi pelancong dari China dan India.

Citra Maja City menawarkan berbagai kemudahan untuk memiliki rumah impian. (Citra Maja)

Wakil Menteri Keuangan Julapun Amornvivat optimistis bahwa kompleks hiburan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan hingga 5-10 persen sekaligus menciptakan sekitar 15.000 lapangan kerja.

Meski demikian, lokasi dan jadwal pembangunan kompleks tersebut masih belum diumumkan.

Namun, upaya ini menghadapi tantangan dari kelompok konservatif di Thailand yang mayoritas beragama Buddha.

Mereka selama ini menentang legalisasi perjudian, meskipun kasino ilegal telah berkembang pesat di negara tetangga seperti Kamboja, Laos, dan Myanmar.

Laporan dari Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) pada tahun lalu memperingatkan bahwa kasino di Asia Tenggara sering menjadi alat kejahatan terorganisir untuk mencuci uang dalam jumlah besar.

Halaman:

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini