Dua orang di Bogor hampir kehilangan jari mereka pada malam tahun baru 2014. Petasan yang mereka pegang meledak sebelum sempat dilempar, menyebabkan luka serius pada tangan.
7. Nusa Tenggara Timur
Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada tahun 2014, sebuah rumah terbakar akibat kembang api yang jatuh ke dalam rumah. Pemilik rumah sedang menghadiri kebaktian malam tahun baru di gereja ketika insiden itu terjadi.
8. Filipina
Di Filipina, sebanyak 260 orang menjadi korban ledakan petasan pada malam tahun baru 2014. Peristiwa ini mencerminkan bagaimana kecerobohan dalam menggunakan petasan bisa menyebabkan jumlah korban yang sangat besar.
9. Papua
Sebuah tragedi terjadi di Merauke, Papua, pada tahun 2014. Seorang bayi berusia lima bulan meninggal dunia setelah terkena ledakan petasan. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga anak-anak dari bahaya kembang api.
10. Bali
Pada tahun 2011 di Denpasar, Bali, 13 orang terluka akibat ledakan kembang api. Para korban dirawat di RS Sanglah dengan berbagai luka, mulai dari luka bakar hingga cedera akibat serpihan ledakan.
Baca Juga: Dari Pinggiran Merauke, Semangat BRI Menginspirasi Perubahan Positif
Malam tahun baru seharusnya menjadi momen kebahagiaan, tetapi kelalaian sering kali mengubahnya menjadi duka. Kisah-kisah ini mengingatkan kita untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan kembang api dan petasan. Pastikan keselamatan menjadi prioritas utama agar perayaan tetap menyenangkan tanpa harus membawa luka, baik fisik maupun emosional.
Artikel Terkait
Petugas Bandara BIM Gagalkan Peredaran Narkoba di Akhir Tahun 2024
KAI Sumbar Operasikan Layanan Lost and Found
Faigiziduhu Ndruru: Diversifikasi Usaha Jadi Kunci Peningkatan Kinerja 2025
Maruarar Sirait: Tanah Koruptor Akan Digunakan untuk Perumahan Rakyat
Catatan Imigrasi Bekasi 2024: PNBP Naik 24,75 Persen dan Terbitkan 126.663 Paspor